Winda Kusuma A. S., - and Dewi Utari, - (2016) HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI POSYANDU PADUKUHAN MEDARI GEDE CATURHARJO SLEMAN YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
Winda Kusuma Astuti_3211009_Intisari.pdf
Download (202kB)
Winda Kusuma Astuti_3211009_Halaman Judul.pdf
Download (692kB)
Winda Kusuma Astuti_3211009_BAB I.pdf
Download (219kB)
Winda Kusuma Astuti_3211009_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (354kB)
Winda Kusuma Astuti_3211009_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (451kB)
Winda Kusuma Astuti_3211009_BAB IV.pdf
Download (141kB)
Winda Kusuma Astuti_3211009_BAB V.pdf
Download (104kB)
Winda Kusuma Astuti_3211009_Daftar Pustaka.pdf
Download (460kB)
Winda Kusuma Astuti_3211009_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Hipertensi adalah sutau tekanan darah yang abnormal, dimana sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg. Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia. Hipertensi dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor risiko yang tidak dapat dikontrol seperti kondisi fisiologis tubuh, umur, jenis kelamin, dan riwayat keturunan, sedangkan faktor hipertensi yang dapat dikontrol seperti konsumsi makanan jeroan, konsumsi natrium berlebih, alkohol, stress dan kurangnya aktivitas fisik. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan hipertensi pada lansia. Metode Penelitian : metode penelitian kuantitatif non eksperimental. Sampel 35 responden dengan purposive sampling. Analisis menggunakan One Way Anova dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan aktivitas fisik sedang 65,7%. Hasil tekanan darah menunujukan rerata tekanan darah sistolik pada lansia dengan aktivitas fisik sedang 130,43 mmHg dan diastolik 86,20 mmHg, sedangkan rerata tekanan darah sistolik pada lansia dengan aktivitas fisik rendah 147,50 mmHg dan diastolik 86,20 mmHg. Analisa One Way Anova tekanan darah sistolik menunjukan signifikansi p=0,006 dan diastolip p=0,038. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan hipertensi pada lansia.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, Aktivitas fisik, lansia. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 25 Jul 2026 05:45 |
| Last Modified: | 25 Jul 2026 05:45 |
| URI: | https:///id/eprint/5728 |
