Singgih Dwi Nugroho, - and Rizqi Wahyu Hidayati, - (2025) Penerapan Terapi Genggam Bola Karet Dalam Meningkatkan Mobilitas Fisik Pada Pasien Stroke di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan 1 Bantul. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_243203028_Singgih Dwi Nugroho_Profesi Ners.pdf
Download (1MB)
Abstrak_243203028_Singgih Dwi Nugroho_Profesi Ners.pdf
Download (243kB)
BAB 1_243203028_Singgih Dwi Nugroho_Profesi Ners.pdf
Download (250kB)
BAB 2_243203028_Singgih Dwi Nugroho_Profesi Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (432kB)
BAB 3_243203028_Singgih Dwi Nugroho_Profesi Ners.pdf
Download (361kB)
BAB 4_243203028_Singgih Dwi Nugroho_Profesi Ners.pdf
Download (336kB)
BAB 5_243203028_Singgih Dwi Nugroho_Profesi Ners.pdf
Download (282kB)
BAB 6_243203028_Singgih Dwi Nugroho_Profesi Ners.pdf
Download (227kB)
Daftar Pustaka_243203028_Singgih Dwi Nugroho_Profesi Ners.pdf
Download (255kB)
Lampiran_243203028_Singgih Dwi Nugroho_Profesi Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (881kB)
Plagiarisme_243203028_Singgih Dwi Nugroho_Profesi Ners.pdf
Download (593kB)
Abstract
Latar Belakang: Menurut data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, angka prevalensi stroke yang ada di Indonesia adalah 8,3 orang dari 1.000 penduduk dengan jumlah penderita stroke di Indonesia adalah sebanyak 638.178. Salah satu masalah yang muncul akibat stroke adalah gangguan mobilitas fisik. Terapi range of motion (ROM) adalah cara non-farmakologi untuk menangani stroke dengan kelemahan otot. Salah satu gerakan ROM yang dapat diberikan kepada pasien dengan gangguan mobilitas fisik adalah gerakan mencengkeram atau menggenggam bola karet. Latihan ini dapat meningkatkan aktivitas kimiawi muskuler maupun neoromuskuler.
Tujuan: Mengetahui pengaruh dari terapi genggam bola karet terhadap peningkatan mobilitas fisik pada pasien stroke di wilayah kerja Puskesmas Kasihan 1 Bantul.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus dengan metode pengumpulan data observasi partisipatif. Sampel dalam penelitian ini adalah Tn. S yang menderita stroke di wilayah kerja Puskesmas Kasihan 1. Instrumen
pengukuran kekuatan otot yang digunakan adalah Manual Muscle Test (MMT) dengan rentang skala 1 – 5.
Hasil: Setelah dilakukan terapi ROM dan genggam bola karet seama 3 hari berturut-turut, terdapat peningkatan keuatan otot pada ekstremitas atas Tn. S. Sebelum dilakukan latihan, kekuatan otot Tn. S adalah skala 2 dan setelah latihan meningkat menjadi skala 3.
Kesimpulan: Latihan ROM dengan menggenggam bola karet dapat meningkatkan kekuatan otot yang akan berdampak pada mobilitas fisik pasien yang menderita stroke.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 08:13 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 08:13 |
| URI: | https:///id/eprint/5745 |
