Resa Briliana Sari, - and Fajriyati Nur Azizah, - (2025) Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Sensori : Menggambar Terhadap Kemampuan Mengontrol Halusinasi Di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
JUDUL_243203031_RESA BRILIANA SARI_PROFESI NERS.pdf
Download (600kB)
ABSTRAK_243203031_RESA BRILIANA SARI_PROFESI NERS.pdf
Download (303kB)
BAB I_243203031_RESA BRILIANA SARI_PROFESI NERS.pdf
Download (313kB)
BAB II_243203031_RESA BRILIANA SARI_PROFESI NERS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (540kB)
BAB III_243203031_RESA BRILIANA SARI_PROFESI NERS.pdf
Download (453kB)
BAB IV_243203031_RESA BRILIANA SARI_PROFESI NERS.pdf
Download (634kB)
BAB V_243203031_RESA BRILIANA SARI_PROFESI NERS.pdf
Download (357kB)
BAB VI_243203031_RESA BRILIANA SARI_PROFESI NERS.pdf
Download (304kB)
DAFTAR PUSTAKA_243203031_RESA BRILIANA SARI_PROFESI NERS.pdf
Download (429kB)
LAMPIRAN_243203031_RESA BRILIANA SARI_PROFESI NERS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (628kB)
PLAGIARISME_243203031_RESA BRILIANA SARI_PROFESI NERS.pdf
Download (706kB)
Abstract
Latar Belakang: Halusinasi merupakan salah satu gejala positif yang paling sering muncul pada pasien skizofrenia dan dapat mengganggu fungsi sosial serta menimbulkan risiko perilaku berbahaya. Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) stimulasi sensori, seperti menggambar, dapat menjadi salah satu intervensi untuk membantu pasien mengontrol halusinasi dengan mengalihkan perhatian dan mengekspresikan emosi.
Tujuan: Mengetahui pengaruh penerapan TAK stimulasi sensori: menggambar terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien skizofrenia di Ruang Srikandi RSJ Grhasia Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dalam pendekatan asuhan keperawatan. Intervensi terapi menggambar dilakukan selama lima hari berturut-turut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan menggunakan instrumen Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS).
Hasil: Terdapat penurunan skor AHRS pada sebagian besar indikator, seperti lama dan kerasnya suara, jumlah suara bernada negatif, serta tingkat gangguan terhadap aktivitas. Hal ini menunjukkan pasien lebih mampu mengendalikan respons terhadap halusinasi melalui teknik distraksi dan relaksasi yang diperoleh selama terapi.
Kesimpulan: Penerapan terapi aktivitas kelompok stimulasi sensori: menggambar efektif membantu pasien dalam mengontrol halusinasi dan meningkatkan kemampuan adaptasi sosial. Intervensi lanjutan seperti terapi kognitif tetap diperlukan untuk membantu mengubah keyakinan mendasar pasien mengenai asal dan makna suara yang dialami.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 08:30 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 08:30 |
| URI: | https:///id/eprint/5748 |
