Dwi Ratna Yaditara, - and Latifah Susilowati, - (2025) Penerapan Terapi Rendam Kaki Air Hangat Dalam Tatalaksana Penurunan Suhu Tubuh Anak Usia Sekolah Di Ruang Ibnu Sina RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
JUDUL_243203048_Dwi Ratna Yaditara_Profesi ners.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK_243203048_Dwi Ratna Yaditara_Profesi Ners.pdf
Download (210kB)
BAB I_243203048_Dwi Ratna Yaditara_Profesi Ners.pdf
Download (197kB)
BAB II_243203048_Dwi Ratna Yaditara_Profesi Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (351kB)
BAB III_243203048_Dwi Ratna Yaditara_Profesi Ners.pdf
Download (527kB)
BAB IV_243203048_Dwi Ratna Yaditara_Profesi Ners.pdf
Download (234kB)
BAB V_243203048_Dwi Ratna Yaditara_Profesi Ners.pdf
Download (145kB)
BAB VI_243203048_Dwi Ratna Yaditara_Profesi Ners.pdf
Download (161kB)
DAFTAR PUSTAKA_243203048_Dwi Ratna Yaditara_Profesi Ners.pdf
Download (208kB)
LAMPIRAN_243203048_Dwi Ratna Yaditara_Profesi Ners (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (753kB)
PLAGIARISME_243203048_Dwi Ratna Yaditara_Profesi Ners.pdf
Download (189kB)
Abstract
Latar Belakang : Anak usia sekolah (6–12 tahun) termasuk kelompok rentan terhadap infeksi akibat meningkatnya interaksi sosial dan paparan lingkungan. Kondisi hipertermia
sering muncul pada kelompok ini dan dapat berdampak pada aktivitas serta kenyamanan anak. Penanganan demam umumnya dilakukan dengan terapi farmakologis menggunakan antipiretik, namun metode nonfarmakologis seperti rendam kaki air hangat juga terbukti efektif. Terapi ini bekerja melalui mekanisme vasodilatasi perifer yang mempercepat
pelepasan panas dari tubuh sehingga dapat menurunkan suhu tubuh secara signifikan.
Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi rendam kaki air hangat dalam menurunkan suhu tubuh pada anak usia sekolah yang mengalami hipertermia di RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta.
Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional dengan pengukuran suhu tubuh sebelum dan sesudah terapi. Prosedur dilakukan dengan merendam kaki anak dalam air bersuhu 39–40°C selama 15 menit, diikuti observasi perubahan suhu tubuh menggunakan termometer digital. Data tambahan diperoleh melalui wawancara dengan keluarga pasien dan dokumentasi rekam medis.
Hasil : Sebelum dilakukan terapi, suhu tubuh anak tercatat 38,6°C. Setelah 15 menit perendaman, suhu tubuh menurun menjadi 37,5°C, dan pada hari kedua tercatat kembali turun menjadi 36,4°C. Pasien tampak lebih tenang, sedangkan keluarga merasa lebih rileks setelah melihat kondisi anak membaik.
Kesimpulan : Terapi rendam kaki air hangat efektif menurunkan suhu tubuh pada anak usia sekolah dengan hipertermia. Metode ini dapat digunakan sebagai intervensi
nonfarmakologis pendamping pemberian antipiretik dalam penatalaksanaan demam anak.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 03:28 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 03:28 |
| URI: | https:///id/eprint/5779 |
