Siti Susi Susanti, - and Dwi Yulinda, - (2016) GAMBARAN KEJADIAN PERNIKAHAN USIA MUDA REMAJA PUTRI DI KECAMATAN SEDAYU KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2011-2014. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112151_Siti Susi Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (317kB)
Abstrak_1112151_Siti Susi Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (44kB)
BAB I_1112151_Siti Susi Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (36kB)
BAB II_1112151_Siti Susi Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (47kB)
BAB III_1112151_Siti Susi Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (54kB)
BAB IV_1112151_Siti Susi Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (127kB)
BAB V_1112151_Siti Susi Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (28kB)
Daftar Pustaka_1112151_Siti Susi Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (30kB)
Lampiran_1112151_Siti Susi Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang : Menurut RISKESDAS 2010, persentase perempuan menikah di usia 15-19 tahun sebesar 41,9% dan usia 10-14 tahun sebesar 4,3%. Perkawinan terjadi pada usia muda 10-14 tahun lebih banyak terjadi pada perempuan di daerah pedesaan, pendidikan rendah, status ekonomi termiskin, kelompok petani, nelayan, buruh. Studi pendahuluan yang dilakukan di Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul didapatkan data bahwa pada tahun 2011-2014 jumlah pasangan yang menikah di usia muda tertinggi pada tahun 2011 sebanyak 36.5%, sedangkan terendah pada tahun 2014 yaitu sebanyak 14.3%.
Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran kejadian pernikahan usia muda remaja putri di Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul Yogyakarta Tahun 2011-2014.
Metode Penelitian : Metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel diambil dengan teknik Total Sampling, yaitu semua wanita yang melakukan pernikahan usia muda sebanyak 167 orang. Pengumpulan data menggunakan metode pengamatan sistematis dengan mengambil data dari dokumen. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi relatif atau prosentase.
Hasil Penelitian : Kejadian pernikahan usia muda sebagian besar pada kelompok usia 17-19 tahun, yaitu tahun 2011 (86,9%), tahun 2012 (85,5%), tahun 2013 (96,3%), dan tahun 2014 (79,2%). Berdasarkan pendidikan terbanyak pada kelompok berpendidikan SMA, yaitu tahun 2011 (47,5%), tahun 2012 (45,5%), tahun 2013 (51,9%), dan tahun 2014 (54,2%). Berdasarkan pekerjaan sebagian besar bekerja sebagai karyawan swasta, yaitu tahun 2011 (67,2%), tahun 2012 (72,7%), tahun 2013 (77,8%), dan tahun 2014 (62,5%).
Kesimpulan : Kejadian pernikahan usia muda sebagian besar pada kelompok berusia 17-<20 tahun, pendidikan SMA, dan bekerja sebagai karyawan swasta.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pernikahan usia muda, remaja putri |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 03:58 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 03:58 |
| URI: | https:///id/eprint/5789 |
