Lenan Sari, - and Lily Yulaikhah, - (2016) KARAKTERISTIK AKSEPTOR IMPLANT DI PUSKESMAS MOYUDAN, SLEMAN, YOGYAKARTA TAHUN 2016. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112233_Lenan Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (460kB)
Abstrak_1112233_Lenan Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (116kB)
BAB I_1112233_Lenan Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (206kB)
BAB II_1112233_Lenan Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
BAB III_1112233_Lenan Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (262kB)
BAB IV_1112233_Lenan Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (225kB)
BAB V_1112233_Lenan Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (200kB)
Daftar Pustaka_1112233_Lenan Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (110kB)
Lampiran_1112233_Lenan Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang : Implant merupakan metode dengan efektivitas tinggi dalam mengendalikan kehamilan. Pemilihan alat kontrasepsi dapat dipengaruhi oleh faktor kesehatan meliputi: status kesehatan, riwayat menstruasi, riwayat kesehatan keluarga, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan panggul dan faktor metode kontrasepsi meliputi: efektivitas, efek samping, kerugian, komplikasi potensial dan biaya. Data studi pendahuluan di Puskesmas Moyudan Sleman Yogyakarta adalah Implant sebanyak 38 responden.
Tujuan Penelitian : Mengetahui karakteristik akseptor implant di Puskesmas Moyudan Sleman tahun 2016.
Metode Penelitian : Metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel diambil dengan teknik total sampling, diperoleh jumlah sampel sebanyak 38 akseptor KB di Puskesmas Moyudan Sleman. Variabel penelitian ini adalah karakteristik akseptor implant, dan hasil penelitian dianalisis dengan analisis univariat.
Hasil Penelitian : Usia akseptor implant 20-35 tahun 23 orang (60,5%). Paritas multipara 34 orang (89,5%). Tingkat pendidikan SLTA 23 orang (60,5). Pekerjaan pegawai swasta 10 orang (26,3%). Penghasilan > UMR 20 orang (52,6%). Akseptor tidak memiliki penyakit 38 orang (100%). Akseptor pernah menggunakan alat kontrasepsi lain 32 orang (84,2%). Riwayat menstruasi teratur 31 orang (81,6%). Persepsi terhadap biaya adalah murah 15 orang (65,8%). Seluruh akseptor mendapat dukungan dari suami 38 orang (100%).
Kesimpulan : Usia akseptor implant 20-35 tahun, tingkat pendidikan SLTA, pekerjaan pegawai swasta, penghasilan > UMR, status kesehatan tidak memiliki penyakit, riwayat kontrasepsi sebelumnya pernah menggunakan alat kontrasepsi lain, riwayat menstruasi teratur, persepsi terhadap biaya murah, dan sikap suami mendukung.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karakteristik, Akseptor, Implant. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 05:44 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 05:44 |
| URI: | https:///id/eprint/5825 |
