Susi Wijayanti, - and Tri Sunarsih, - (2025) HUBUNGAN RIWAYAT PEMEBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERTUMBUHAN BALITA USIA 12-60 BULAN DI KELURAHAN DEMANGREJO, KECAMATAN SENTOLO, KABUPATEN KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212207058_Susi Wijayanti_S1 Kebidanan.pdf
Download (692kB)
Abstrak_212207058_Susi Wijayanti_S1 Kebidanan.pdf
Download (229kB)
BAB 1_212207058_Susi Wijayanti_S1 Kebidanan.pdf
Download (293kB)
BAB 2_212207058_Susi Wijayanti_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (421kB)
BAB 3_212207058_Susi Wijayanti_S1 Kebidanan.pdf
Download (336kB)
BAB 4_212207058_Susi Wijayanti_S1 Kebidanan.pdf
Download (399kB)
BAB 5_212207058_Susi Wijayanti_S1 Kebidanan.pdf
Download (258kB)
Daftar Pustaka_212207058_Susi Wijayanti_S1 Kebidanan.pdf
Download (265kB)
Lampiran_212207058_Susi Wijayanti_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Plagiarisme_212207058_Susi Wijayanti_S1 Kebidanan.pdf
Download (8MB)
Abstract
Latar Belakang: Pertumbuhan balita merupakan indikator penting dalam menilai status gizi anak dan sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi, terutama pada periode seribu hari pertama kehidupan. ASI eksklusif selama enam bulan pertama terbukti memberikan manfaat besar dalam menunjang pertumbuhan optimal dan mencegah masalah gizi. Namun, cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target nasional, terutama di Kelurahan Demangrejo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan pertumbuhan balita usia 12-60 bulan di Kelurahan Demangrejo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, daerah Istimewa Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi sebanyak 178 balita dengan sampel sebanyak 123 balita. Metode pengambilan sampel dengan Accidental Sampling dan data dikumpulkan dengan lembar observasi ASI eksklusif dan pengukuran tinggi badan serta berat badan balita. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi. Analisis bivariat menggunakan uji chi square.
Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan pertumbuhan balita usia 12-60 bulan, dengan korelasi paling kuat pada indikator BB/U dengan nilai p =0,000. Balita yang mendapatkan ASI eksklusif lebih banyak memiliki status gizi baik dibandingkan yang tidak mendapatkan ASI eksklusif.
Kesimpulan: Pemberian ASI eksklusif berkontribusi positif terhadap pertumbuhan balita usia 12-60 bulan meskipun dipengaruhi oleh faktor lain seperti pola makan lanjutan dan kondisi sosial ekonomi. Disarankan agar edukasi tentang pentingnya ASI eksklusif terus ditingkatkan melalui peran tenaga kesehatan, dukungan keluarga, dan kebijakan pemerintah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ASI Eksklusif, Balita, Pertumbuhan, Status Gizi |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 01:36 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 01:36 |
| URI: | https:///id/eprint/5894 |
