Novita K. Baderan, - and Ratna Prahesti, - (2025) PENGARUH PENYULUHAN MELALUI MEDIA VIDEO ANIMASI YOUTUBE DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKSUAL BERISIKO DI SMK MUHAMMADIYAH 2 BANTUL TAHUN 2025. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_222207147_Novita K. Baderan_S1 Kebidanan.pdf
Download (511kB)
ABSTRAK_222207147_Novita K. Baderan_S1 Kebidanan.pdf
Download (215kB)
BAB I_222207147_Novita K. Baderan_S1 Kebidanan.pdf
Download (196kB)
BAB II_222207147_Novita K. Baderan_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (329kB)
BAB III_222207147_Novita K. Baderan_S1 Kebidanan.pdf
Download (316kB)
BAB IV_222207147_Novita K. Baderan_S1 Kebidanan.pdf
Download (230kB)
BAB V_222207147_Novita K. Baderan_S1 Kebidanan.pdf
Download (133kB)
Daftar Pustaka_222207147_Novita K. Baderan_S1 Kebidanan.pdf
Download (190kB)
Lampiran_222207147_Novita K. Baderan_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_222207147_Novita K. Baderan_S1 Kebidanan.pdf
Download (9MB)
Abstract
Latar Belakang : Di era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, remaja di Indonesia menghadapi tantangan perilaku seksual berisiko. Menurut WHO, di negara berkembang, sekitar 21 juta remaja berusia 15-19 tahun hamil setiap tahun, dengan 50% di antaranya merupakan kehamilan tidak diinginkan. Di Indonesia, terdapat 65 juta remaja berusia 10-24 tahun, dan 15-20% sudah melakukan hubungan seksual di luar nikah. Dinas Kesehatan DIY melaporkan 611 kasus kehamilan tidak direncanakan di kalangan remaja, dengan Kabupaten Bantul mencatat kasus tertinggi. Data terbaru menunjukkan 99% pernikahan anak di Bantul disebabkan oleh kehamilan tidak direncanakan. Kesenjangan antara kebutuhan pendidikan seksual dan kenyataan di lapangan mengindikasikan pentingnya penyuluhan perilaku seksual berisiko. Metode pembelajaran seperti video animasi dapat menarik perhatian remaja dan meningkatkan pemahaman mereka.
Tujuan : Diketahuinya pengaruh penyuluhan kesehatan melalui media video animasi youtube dalam meningkatkan pengetahuan seksual berisiko pada remaja di SMK Muhammadiyah 2 Bantul.
Metode : Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian dilakukan di SMK Muhammadiyah 2 Bantul, Yogyakarta, pada Juni 2025. Sampel penelitian ini adalah 53 responden yang merupakan siswa siswi kelas X dan XI. Analisis data menggunakan SPSS uji Wilcoxon untuk membandingkan skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil : Dari Uji Wilcoxon yang didapatkan hasil nilai p-value = 0,000 < 0.05 yang berarti Ha diterima, artinya ada pengaruh peningkatan pengetahuan remaja tentang seksual berisiko di SMK Muhammadiyah 2 Bantul setelah diberi intervensi media video YouTube.
Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan melalui media video animasi YouTube efektif dalam meningkatkan pengetahuan seksual berisiko pada remaja.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Media Video Youtube, Perilaku Seksual Beresiko, Pengetahuan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 01:54 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 01:54 |
| URI: | https:///id/eprint/5898 |
