Melani Ardila, - and Ratih Kumorojati, - (2025) PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DALAM PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI SMA NEGERI 1 SRANDAKAN. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212207039_Melani Ardila_Prodi S1 Kebidanan.pdf
Download (239kB)
Abstrak_212207039_Melani Ardila_Prodi S1 Kebidanan.pdf
Download (169kB)
Bab 1_212207039_Melani Ardila_Prodi S1 Kebidanan.pdf
Download (190kB)
Bab 2_212207039_Melani Ardila_Prodi S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
Bab 3_212207039_Melani Ardila_Prodi S1 Kebidanan.pdf
Download (274kB)
Bab 4_212207039_Melani Ardila_Prodi S1 Kebidanan.pdf
Download (150kB)
Bab 5_212207039_Melani Ardila_Prodi S1 Kebidanan.pdf
Download (64kB)
Daftar Pustaka_212207039_Melani Ardila_Prodi S1 Kebidanan.pdf
Download (206kB)
Lampiran_212207039_Melani Ardila_Prodi S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (913kB)
Plagiarisme_212207039_Melani Ardila_Prodi S1 Kebidanan.pdf
Download (6MB)
Abstract
Latar belakang: Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum dan menjadi penyebab kematian tertinggi di kalangan perempuan, termasuk di Indonesia. Salah satu upaya deteksi dini yang dapat dilakukan secara mandiri adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dinkes DIY) tahun 2024, terdapat 2.578 kasus kanker payudara di Kabupaten Bantul, dengan jumlah kasus terbanyak berada di Kecamatan Srandakan, yakni sebanyak 224 kasus.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di SMA Negeri 1 Srandakan.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental One Group Pretest-Posttest. Populasi terdiri dari 186 siswi kelas X dan XI SMA Negeri 1 Srandakan, dengan sampel sebanyak 65 siswi yang diambil menggunakan teknik Proportionate Stratified Randomn Sampling. Intervensi berupa penyuluhan menggunakan video edukasi yang telah divalidasi oleh ahli. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Wilcoxon Signed Ranks.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan remaja putri. Sebelum penyuluhan, sebagian besar responden berada pada kategori pengetahuan kurang (48 orang; 73,8%), dan setelah penyuluhan meningkat menjadi kategori pengetahuan baik (61 orang; 93,8%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = - 7,015 dengan p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah penyuluhan.
Kesimpulan: Video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan remaja tentang SADARI dan dapat digunakan sebagai media promosi kesehatan yang menarik dan mudah dipahami.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | SADARI, Video Edukasi, Pengetahuan, Remaja |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 02:29 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 02:29 |
| URI: | https:///id/eprint/5904 |
