Azipat Nurlina, - and Alfie Ardiana Sari, - (2025) PENGARUH YOGA TERHADAP NYERI DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI KEBIDANAN SEMESTER IV PRODI KEBIDANAN (S-1) UNJAYA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212207012_Azipat Nurlina_S1Kebidanan.pdf
Download (484kB)
Abstrak_212207012_Azipat Nurlina_S1Kebidanan.pdf
Download (202kB)
Bab 1_212207012_Azipat Nurlina_S1Kebidanan.pdf
Download (252kB)
Bab 2_212207012_Azipat Nurlina_S1Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (491kB)
Bab 3_212207012_Azipat Nurlina_S1Kebidanan.pdf
Download (331kB)
Bab 4_212207012_Azipat Nurlina_S1Kebidanan.pdf
Download (299kB)
Bab 5_212207012_Azipat Nurlina_S1Kebidanan.pdf
Download (190kB)
Daftar Pustaka_212207012_Azipat Nurlina_S1Kebidanan.pdf
Download (203kB)
Lampiran_212207012_Azipat Nurlina_S1Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212207043_Azipat Nurlina_S1Kebidanan.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang: Dismenore atau nyeri haid merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh mahasiswi dan dapat mengganggu aktivitas serta kualitas hidup dan jika tidak dikelola dengan baik berisiko menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius termasuk infertilitas. Faktor risiko yang dapat memperparah dismenore antara lain usia menarche dini, lama haid, kebiasaan merokok, dan kondisi tertentu. Yoga adalah satu metode non-farmakologis yang dapat menurunkan nyeri dismenore dengan merelaksasikan otot-otot endometrium dan meransang pelepasan endorfin dan enkefalin.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh yoga terhadap nyeri dismenore primer pada mahasiswi Kebidanan Semester IV Prodi Kebidanan (S-1) UNJAYA.
Metode Penelitian: Penelitian menggunakan Quasy-Eksperiment Design dengan pendekatan pretest-posttest kontrol grup desain. Populasi adalah seluruh mahasiswi Semester IV Prodi Kebidanan (S-1) dengan teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling, 40 responden dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan dengan uji statistik non parametrik Mann-Whitney U-Test.
Hasil: pretest pada kelompok kontrol dan intervensi berada pada kategori sedang yaitu 55% dan 50%. Postest pada kelompok kontrol masih menunjukkan nyeri sedang (40%) dan berat (5%) sedangkan pada kelompok intervensi mengalami penurunan menjadi nyeri ringan (45%) dan tidak nyeri (35%).
Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan intervensi (p = 0,010). yang artinya yoga efektif sebagai alternatif terapi nonfarmakologi efektif dalam menurunkan nyeri dismenore primer pada mahasiswi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dismenore primer, Nyeri haid, Yoga |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 03:19 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 03:19 |
| URI: | https:///id/eprint/5922 |
