Iswatun, - and Arum Margi Kusumawardani, - (2025) PENGARUH PEMBERIAN TEH CHAMOMILE TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA DI UPT RUMAH PELAYANAN LANJUT USIA BUDI DHARMA YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_202207021_Iswatun_S1 Kebidanan.pdf
Download (484kB)
Abstrak_202207021_Iswatun_S1 Kebidanan.pdf
Download (255kB)
BAB I_202207021_Iswatun_S1 Kebidanan.pdf
Download (301kB)
BAB II_202207021_Iswatun_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (394kB)
BAB III_202207021_Iswatun_S1 Kebidanan.pdf
Download (397kB)
BAB IV_202207021_Iswatun_S1 Kebidanan.pdf
Download (362kB)
BAB V_202207021_Iswatun_S1 Kebidanan.pdf
Download (261kB)
Daftar Pustaka_202207021_Iswatun_S1 Kebidanan.pdf
Download (200kB)
Lampiran_202207021_Iswatun_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (945kB)
Plagiarisme_202207021_Iswatun_S1 Kebidanan.pdf
Download (158kB)
Abstract
Latar Belakang: Lansia rentan mengalami gangguan tidur akibat perubahan fisiologis dan psikologis seiring bertambahnya usia, yang berdampak pada penurunan kualitas hidup dan kesehatan. Salah satu terapi non-farmakologis yang diketahui memiliki efek menenangkan adalah teh chamomile, yang berpotensi membantu meningkatkan kualitas tidur. Efek ini diduga berasal dari kandungan flavonoid dan apigenin dalam chamomile yang memberikan efek relaksasi melalui kerja pada reseptor GABA di otak.
Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian teh chamomile terhadap peningkatan kualitas tidur lansia.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan model one-group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 sampel dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari pengukuran kualitas tidur dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Terdapat peningkatan kualitas tidur sebelum dan sesudah di berikan teh chamomile, yaitu pada pretest 18 (51,5%) lansia dengan kualitas tidur baik dan meningkat pada postest yaitu 33 (94,3%) lansia dengan kualitas baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value=0,000 (p-value <0,005) berarti terdapat pengaruh yang signifikan
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian teh chamomile terhadap peningkatan kualitas tidur lansia di UPT Rumah Pelayanan Lanjut Usia Budi Dharma Yogyakarta
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Chamomile, lansia, kualitas tidur |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 03:22 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 03:22 |
| URI: | https:///id/eprint/5925 |
