Annisa Al Fitri, - and Eniyati, - (2025) PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA KEBIDANAN (S-1) SEMESTER AKHIR DI UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212207006_Annisa Al Fitri_Kebidanan S1.pdf
Download (433kB)
Abstrak_212207006_Annisa Al Fitri_Kebidanan S1.pdf
Download (231kB)
Bab I_212207006_Annisa Al Fitri_Kebidanan S1.pdf
Download (246kB)
Bab II_212207006_Annisa Al Fitri_Kebidanan S1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (338kB)
Bab III_212207006_Annisa Al Fitri_Kebidanan S1.pdf
Download (355kB)
Bab IV_212207006_Annisa Al Fitri_Kebidanan S1.pdf
Download (286kB)
Bab V_212207006_Annisa Al Fitri_Kebidanan S1.pdf
Download (163kB)
Daftar Pustaka_212207006_Annisa Al Fitri_Kebidanan S1.pdf
Download (218kB)
Lampiran_212207006_Annisa Al Fitri_Kebidanan S1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_212207006_Annisa Al Fitri_Kebidanan S1 (2).pdf
Download (6MB)
Abstract
Latar Belakang: Mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami kecemasan akibat tekanan akademik, seperti tugas akhir, seminar, dan kelulusan. Kecemasan yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan adalah aromaterapi lavender, yang mengandung senyawa aktif seperti linalool dan linalyl asetat yang terbukti memberikan efek menenangkan.
Tujuan: Mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada mahasiswa kebidanan (S-1) semester akhir di Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Jumlah sampel sebanyak 26 mahasiswa yang dipilih secara acak dari populasi. Intervensi diberikan berupa inhalasi aromaterapi lavender menggunakan reed diffuser selama 15 menit pada pukul 21.00 selama 3 hari berturut-turut. Pengukuran kecemasan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden berada pada kategori kecemasan ringan hingga berat. Setelah intervensi, 22 responden mengalami penurunan menjadi tidak ada kecemasan dan 4 responden berada dalam kecemasan ringan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat kecemasan.
Kesimpulan: Aromaterapi lavender berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan mahasiswa kebidanan semester akhir. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif non-farmakologis untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aromaterapi, Lavender, Kecemasan, Mahasiswa |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 03:37 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 03:37 |
| URI: | https:///id/eprint/5931 |
