Rinda Dian Pratiwi, - and Supiyati, - (2013) DETEKSI DINI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KUNCUP MELATI SEWON BANTUL. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1310193_Rinda Dian Pratiwi_D3Kebidanan.pdf
Download (218kB)
Abstrak_1310193_Rinda Dian Pratiwi_D3Kebidanan.pdf
Download (66kB)
Bab 1_1310193_Rinda Dian Pratiwi_D3Kebidanan.pdf
Download (93kB)
Bab 2_1310193_Rinda Dian Pratiwi_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
Bab 3_1310193_Rinda Dian Pratiwi_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
Bab 4_1310193_Rinda Dian Pratiwi_D3Kebidanan.pdf
Download (93kB)
Bab 5_1310193_Rinda Dian Pratiwi_D3Kebidanan.pdf
Download (25kB)
Daftar Pustaka_1310193_Rinda Dian Pratiwi_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
Lampiran_1310193_Rinda Dian Pratiwi_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang : Aspek pertumbuhan dan perkembangan balita diperhatikan secara serius oleh para pakar karena proses pembentukan seseorang secara fisik maupun psikososial dan jumlah balita yang sangat besar di Indonesia, yaitu sekitar 10% dari seluruh populasi. Masa balita disebut sebagai “masa keemasan” (golden period), “jendela kesempatan” (window of opportunity), dan “masa kritis” (critical period) (Depkes RI, 2005). Kurang gizi yang terjadi pada masa emas ini bersifat irrefersibel (tidak dapat pulih). Jumlah balita yang berbadan pendek di Indonesia mencapai lima juta jiwa. Jumlah ini setara dengan 38, 6 % dari total anak Indonesia. Indonesia kini merupakan negara nomor lima penyumbang balita berbadan pendek (Fitriani, 2011). Pada tahun 2010 prevalensi anak pendek 35.6%, artinya 1 diantara tiga anak kita kemungkinan besar pendek (Kemenkes RI, 2013). Cara mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan pembinaan pertumbuhan dan perkembangan balita secara komprehensif melalui kegiatan deteksi dini Tujuan : Untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan balita di PAUD Kuncup Melati Sewon Bantul. Metode : Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan observasional. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Besar sampel 46 ibu dan balita yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan univariat. Hasil Penelitian : Sebagian besar balita di PAUD Kuncup Melati Sewon Bantul memiliki pertumbuhan normal dengan prosentase sebesar 91,3%. Sebagian besar balita memiliki perkembangan sesuai dengan prosentase sebesar 60,9%. Prosentase pertumbuhan berdasarkan perkembangan, balita yang pertumbuhannya normal dan memiliki perkembangan normal sebesar 62,8%. Namun, 66,7% balita dengan pertumbuhan kurus ternyata memiliki perkembangan sesuai, dan 33,3% dengan perkembangan meragukan. Kesimpulan : Pertumbuhan dan perkembangan balita di PAUD Kuncup Melati Sewon Bantul sebagian besar adalah normal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Masa emas, balita, perumbuhan, perkembangan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 04:39 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 04:39 |
| URI: | https:///id/eprint/5965 |
