Mulyanti, - and Fachrudin, - (2012) GAMBARAN FAKTOR KEJADIAN GIZI BURUK PADA BALITA DI KECAMATAN KALIBAWANG KABUPATEN KULON PROGO TAHUN 2012. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1310265_Mulyanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (387kB)
Abstrak_1310265_Mulyanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (140kB)
BAB I_1310265_Mulyanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (458kB)
BAB II_1310265_Mulyanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (527kB)
BAB III_1310265_Mulyanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (598kB)
BAB IV_1310265_Mulyanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (484kB)
BAB V_1310265_Mulyanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (83kB)
Daftar Pustaka_1310265_Mulyanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (214kB)
Lampiran_1310265_Mulyanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Gizi merupakan salah satu faktor penentu utama kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Peran gizi dalam pembangunan kualitas SDM telah dibuktikan dari berbagai penelitian. Gangguan gizi pada awal kehidupan akan mempengaruhi kualitas kehidupan berikutnya. Gizi kurang pada balita tidak hanya menimbulkan gangguan pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi kecerdasan dan produktifitas dimasa dewasa.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini secara umum bertujuan Diketahuinya gambaran faktor yang berhubungan dengan Kejadian Gizi Buruk Pada Balita di Puskesmas Kalibawang, Kabupaten Kulon progo ditinjau dari Pengetahuan Gizi ibu, Tingkat pendapatan keluarga, Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), Jumlah anggota keluarga, Anak tinggal tidak bersama orang tua dan penyakit infeksi yang menyertai anak.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh balita yang menderita kekurangan gizi, sejumlah 33 responden. Dalam penelitian ini digunakan total sampling, dimana semua subyek penelitian akan dijadikan sampel penelitian. Data diambil melalui wawancara. Hasil wawancara di deskripsikan secara kuantitatif terhadap gambaran penyebab kekurangan gizi pada balita tersebut. Pendekatan waktu cross sectional.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan gambaran balita buruk sebagian besar terjadi diwilayah Banjararum (36%). Usia reponden terbesar 38 tahun (18,2%), pekerjaan terbesar responden adalah ibu rumah tangga sebanyak 16 orang (48,5%). Tingkat pendidikan ibu yang paling besar adalah SMA keatas yaitu 18 orang (54,5%). Tingkat pengetahuan ibu tentang gizi yang tergolong tinggi sebanyak 21 orang (63,6%). Pendapatan keluarga terbanyak adalah keluarga dengan pendapatan rendah sebanyak 23 orang (69,7%), yang tidak mengalami infeksi sebanyak 26 orang (78,8%) terlahir dalam kondisi Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) sebanyak 11 orang (33,3%) tinggal bersama keluarga yang memiliki anggota keluarga besar sebanyak 22 orang (66,7%) tinggal bersama orang tua yaitu sebanyak 31 orang (93,9%).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Balita Gizi Buruk, Gambaran Faktor Penyebab |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 08:21 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 08:21 |
| URI: | https:///id/eprint/6025 |
