Nengah Duwik Sonia Wati, - and Ristiana Eka Ariningtyas, - (2025) Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny. S Umur 34 Tahun Multipara di PMB Appi Ammelia Kasihan Bantul. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_233208039_Nengah Duwik Sonia Wati_Profesi Bidan.pdf
Download (372kB)
Abstrak_233208039_Nengah Duwik Sonia Wati_Profesi Bidan.pdf
Download (72kB)
BAB 1_233208039_Nengah Duwik Sonia Wati_Profesi Bidan.pdf
Download (83kB)
BAB 2_233208039_Nengah Duwik Sonia Wati_Profesi Bidan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (390kB)
BAB 3_233208039_Nengah Duwik Sonia Wati_Profesi Bidan.pdf
Download (98kB)
BAB 4_233208039_Nengah Duwik Sonia Wati_Profesi Bidan.pdf
Download (123kB)
BAB 5_233208039_Nengah Duwik Sonia Wati_Profesi Bidan.pdf
Download (122kB)
Daftar Pustaka_233208039_Nengah Duwik Sonia Wati_Profesi Bidan.pdf
Download (174kB)
Lampiran_233208039_Nengah Duwik Sonia Wati_Profesi Bidan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_233208039_Nengah Duwik Sonia Wati_Profesi Bidan.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT),
prevalensi anemia defisiensi besi di Bantul pada tahun 2021 yakni 24,5%
(Widiastini et al., 2023). Menurut (Zuiatna, 2021), menunjukan faktor yang paling
dominan mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil adalah status gizi.
Tujuan: Mampu melakukan asuhan kebidanan berkesinambungan mulai dari
kehamilan, persalinan, bayi baru lahir dan nifas pada Ny. S umur 34 tahun multipara
di PMB Appi Ammelia Kasihan Bantul.
Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode
deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini mengguanakan teknik
observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Metode analisa
manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan penyajian data dengan SOAP.
Hasil: Pendampingan asuhan kebidanan kehamilan dilakukan sebanyak 3 kali pada
trimester III dengan masalah KEK, anemia dan ketidaknyamanan flour albus.
Namun, terdapat satu kesenjangan yakni pemberian surplemen vitamin yang
mengandung Fe 50 mg untuk Ny. S. Sedangkan, pada teori tatalaksana anemia
ringan dapat diberikan terapi bersi oral 80–100 mg/hari. Persalinan Ny. S dilakukan
secara normal pervaginam dan tidak ditemukan masalah baik pada ibu dan bayi.
Kunjungan nifas sebanyak 4 kali dan kunjungan neonatus 3 kali tidak ada
kesenjangan antara teori dengan praktik. Asuhan komplementer yang diberikan
peneliti mulai dari kehamilan sampai dengan nifas adalah pemberian nanas madu
(ananas comosus) dan kurma, gerakan yoga hamil malasana dan butterfly pose,
akurpressure pada titik BL32 dan SP6, terapi musik murotal surah Ar-Rahman.
Kesimpulan: Penulis telah melakukan asuhan kebidanan berkesinambungan yang
dimulai sejak hamil, persalinan, nifas, bayi baru lahir, serta memberikan terapi
komplementer sesuai kebutuhan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 04 Jul 2026 15:33 |
| Last Modified: | 04 Jul 2026 15:33 |
| URI: | https:///id/eprint/6040 |
