Noni Nur Hanifah, - and Nendhi Wahyunia Utami, - (2025) Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Pada Ny. N Umur 25 Tahun Primipara Di PMB Arinta Bantul. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_233208040_Noni Nur Hanifah_Profesi Bidan.pdf
Download (673kB)
Abstrak_233208040_Noni Nur Hanifah_Profesi Bidan.pdf
Download (312kB)
BAB 1_233208040_Noni Nur Hanifah_Profesi Bidan.pdf
Download (312kB)
BAB 2_233208040_Noni Nur Hanifah_Profesi Bidan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (486kB)
BAB 3_233208040_Noni Nur Hanifah_Profesi Bidan.pdf
Download (320kB)
BAB 4_233208040_Noni Nur Hanifah_Profesi Bidan.pdf
Download (330kB)
BAB 5_233208040_Noni Nur Hanifah_Profesi Bidan.pdf
Download (188kB)
Daftar Pustaka_233208040_Noni Nur Hanifah_Profesi Bidan.pdf
Download (424kB)
Lampiran_233208040_Noni Nur Hanifah_Profesi Bidan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Plagiarisme_233208040_Noni Nur Hanifah_Profesi Bidan.pdf
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang : Selama kehamilan dapat terjadi risiko yang mengancam kesehatan dan keselamatan ibu maupun janin. Salah satu risiko tersebut adalah oligohidramnion, kondisi dimana cairan ketuban <500 ml yang dapat menimbulkan komplikasi gawat janin. Angka kejadian oligohidramnion berkisar 1,1 – 2,8% dari seluruh kehamilan dan persalinan. Prevalensi oligohidramnion sebesar 12% pada kehamilan cukup bulan. Pada kasus oligohidramnion, dapat dilakukan terminasi kehamilan dengan sectio caesarea. Pemberian asuhan kebidanan berkesinambungan merupakan suatu hal yang dapat diterapkan untuk memberikan asuhan intens dan mencegah komplikasi lebih lanjut
Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan berkesinambungan pada Ny. N umur 25 tahun primipara di PMB Arinta Bantul
Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini adalah pemberian pendampingan asuhan berkesinambungan pada seorang ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, dan neonatus. Pada kunjungan selama kehamilan dilakukan sesuai standar yakni 14
kali. Selain itu, terdapat perbedaan dari teori dengan keadaan dilahan. Pada masa kehamilan, terdapat keluhan dan penatalaksanaan keluhan tersebut sudah sesuai dengan prosedur. Keluhan oligohidramnion dilakukan terminasi sectio caesarea untuk mencegah kejadian gawat janin. Pada persalinan dilakukan sectio caesarea tanpa adanya upaya induksi persalinan. Pada masa nifas, terdapat keluhan ASI
tidak lancar dan diberikan terapi komplementer yang sesuai. Terdapat penurunan berat badan neonatus pada minggu awal kelahiran. Pada asuhan keluarga berencana dilakukan pemasangan KB IUD post plasenta.
Kesimpulan : Asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. N umur 25 tahun primipara di PMB Arinta Bantul dilakukan sesuai prosedur yang di tetapkan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 05 Jul 2026 14:52 |
| Last Modified: | 05 Jul 2026 14:52 |
| URI: | https:///id/eprint/6041 |
