Nanik Kartika Sari, - and Ika Fitria Ayuningtyas, - (2016) DISTRIBUSI FREKUENSI FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RS PKU MUHAMADIYAH BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2014-2016. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1113082_Nanik Kartika Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (1MB)
Abstrak_1113082_Nanik Kartika Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (138kB)
BAB I_1113082_Nanik Kartika Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (180kB)
BAB II_1113082_Nanik Kartika Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
BAB III_1113082_Nanik Kartika Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (176kB)
BAB IV_1113082_Nanik Kartika Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
BAB V_1113082_Nanik Kartika Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (147kB)
Daftar Pustaka_1113082_Nanik Kartika Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
Lampiran_1113082_Nanik Kartika Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10MB)
Abstract
Latar Belakang : Komplikasi yang menjadi penyebab kematian bayi baru lahir yang terbanyak yaitu asfiksia. penyebab terjadinya asfiksia ada 3 yaitu, faktor ibu (preeklamsi dan eklamsia, perdarahan abnormal yang disebabkan karena plasenta previa atau solusio plasenta, partus lama, demam selama persalinan, infeksi berat, kehamilan post matur, usia ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun), faktor bayi (bayi prematur, persalinan sulit, kelainan konginetal, air ketuban bercampur mekonium), faktor tali pusat (lilitan tali pusat, tali pusat pendek, simpul tali pusat dan prolapsus tali pusat). Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul terdapat 31 bayi yang mengalami asfiksia pada tahun 2014-2016, sehingga dilakukan penelitian tentang distribusi frekuensi faktor penyebab kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RS PKU Muhammadiyah Bantul.
Tujuan : Mengetahui faktor penyebab kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RS PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2016.
Metode penelitian : Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder dengan pendekatan retrospektif.
Hasil Penelitian : Faktor penyebab kejadian asfiksia pada bayi baru lahir berdasarkan faktor ibu yaitu mayoritas terjadi pada usia ibu 20-35 tahun sebanyak 16 (51,6%), , paritas10 (32,3%), umur kehamilan 18 (58,1%) dan berdasarkan faktor dari bayi yaitu mayoritas terjadi pada berat lahir bayi >2500 gram sebanyak 12 (38,7%), dan jenis persalinan yang mengalami asfiksia pada persalinan normal sebanyak 10 (32,3%).
Kesimpulan : Faktor penyebab kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RS PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2016 yaitu dari faktor ibu yaitu mayoritas terjadi pada usia ibu 20-35 tahun, paritas multipara, umur kehamilan 37-42 minggu dan dari faktor bayi yaitu bayi dengan berat lahir >2500 gram dan jenis persalinan normal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asfiksia, Bayi baru lahir, faktor penyebab. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 01:47 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 01:47 |
| URI: | https:///id/eprint/6053 |
