Baiq Diana Larasati, - and Ika Fitria Ayuningtyas, - (2016) GAMBARAN FAKTOR RISIKO BERAT BADAN LAHIR LEBIH DI RSUD KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2014-2016. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1113105_Baiq Diana Larasati_D3 Kebidanan.pdf
Download (407kB)
Abstrak_1113105_Baiq Diana Larasati_D3 Kebidanan.pdf
Download (100kB)
BAB I_1113105_Baiq Diana Larasati_D3 Kebidanan.pdf
Download (192kB)
BAB II_1113105_Baiq Diana Larasati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (360kB)
BAB III_1113105_Baiq Diana Larasati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (302kB)
BAB IV_1113105_Baiq Diana Larasati_D3 Kebidanan.pdf
Download (116kB)
BAB V_1113105_Baiq Diana Larasati_D3 Kebidanan.pdf
Download (88kB)
Daftar Pustaka_1113105_Baiq Diana Larasati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
Lampiran_1113105_Baiq Diana Larasati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Berat Badan Lahir Lebih (BBLL) merupakan bayi dengan berat badan 4000 gram atau lebih. Faktor risiko BBLL yaitu diabetes maternal, riwayat berat badan lahir bayi, obesitas maternal, umur kehamilan, jenis kelamin bayi. Komplikasi BBLL pada ibu yaitu laserasi jalan lahir, persalinan SC, partus lama atau macet, Komplikasi pada bayi hipoglikemia, hipokalsemia, polistemia, hiperbilirubin, fraktur klavikula, distosia bahu dan meningkatnya morbiditas dan mortalitas maternal dan perinatal.
Tujuan Penelitian: Diketahuinya gambaran faktor risiko berat badan lahir lebih di RSUD Kota Yogyakarta tahun 2014-2016.
Metode Penelitian: Penelitian merupakan deskriftif kuantitatif dengan pendekatan waktu retrospektif. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua ibu bersalin yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir lebih di RSUD Kota Yogyakarta tahun 2014-2016 yang didapat dari ruang perinatologi dan rekam medik. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan total sampling dengan jumlah 73 responden. Analissi data yang digunakan yaitu analisis univariat.
Hasil: Sebagian besar responden yang memiliki faktor risiko berat badan lahir lebih adalah ibu yang tidak mengalami diabetes maternal sebanyak 44 orang (66,7%), riwayat berat badan lahir bayi 2.500-3.900 gram sebanyak 27 orang (81,8%), obesitas maternal 26 orang (55,3%), umur kehamilan 37-40 minggu 26 orang (63,4%), bayi dengan jenis kelamin laki-laki 34 orang (68,0%) dan terjadi pada ibu multiparitas.
Kesimpulan: Faktor risiko berat badan lahir lebih dilihat dari faktor risiko ibu mayoritas terjadi pada ibu yang tidak mengalami diabetes maternal sebanyak 44 orang (66,7%) dan dilihat dari jenis kelamin bayi mayoritas terjadi pada bayi laki-laki sebanyak 34 orang (68,0%) dan dengan ibu multiparitas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Risiko, Berat Badan Lahir Lebih. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 04:28 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 04:28 |
| URI: | https:///id/eprint/6090 |
