Zulhijjah, - and Asri Hidayat, - (2012) HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN FREKUENSI KEJADIAN SAKIT PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI PUSKESMAS BANGUNTAPAN II BANTUL TAHUN 2012. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1309218_Zulhijjah_D3 Kebidanan.pdf
Download (764kB)
Abstrak_1309218_Zulhijjah_D3 Kebidanan.pdf
Download (754kB)
BAB I_1309218_Zulhijjah_D3 Kebidanan.pdf
Download (771kB)
BAB II_1309218_Zulhijjah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (804kB)
BAB III_1309218_Zulhijjah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (767kB)
BAB IV_1309218_Zulhijjah_D3 Kebidanan.pdf
Download (783kB)
BAB V_1309218_Zulhijjah_D3 Kebidanan.pdf
Download (753kB)
Daftar Pustaka_1309218_Zulhijjah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (752kB)
Lampiran_1309218_Zulhijjah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (795kB)
Abstract
Latar Belakang : Peningkatan sistim imunitas pada bayi dilihat dari frekuensi bayi yang mengalami sakit. Adapun faktor yang dapat menyebabkan frekuensi kejadian sakit menurut H.L Blum adalah Agen, Host dan Environment. Pada kelompok Agen, terdapat factor nutrisi/gizi. Dalam keadaan gizi baik, tubuh mempunyai kemampuan cukup untuk mempertahankan diri terhadap penyakit, namun jika keadaan gizi yg buruk maka kekebalan tubuh menurun dan rentan terhadap penyakit. Gizi yang baik dan tidak diragukan lagi adalah ASI. Laporan kabupaten/kota menunjukkan bahwa tahun 2009 terjadi sebanyak 380 bayi meninggal dunia disebabkan oleh berbagai sebab dan salah satunya karena tidak diberikan ASI (Depkes, 2010). Tujuan Penelitian : Diketahuinya hubungan pemberian ASI ekskusif dengan frekuensi kejadian sakit pada bayi umur 6-12 bulan di Puskesmas Banguntapan II Bantul tahun 2012 Metode Penelitian : Populasi dari penelitian ini adalah semua ibu menyusui yang mempunyai bayi umur 6-12 bulan yang ada diwilayah Puskesmas Banguntapan II sebanyak 35 dari rata-rata kunjungan bayi bulan Januari-Februari 2012, sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 responden yang mermpunyai bayi umur 6-12 bulan dengan menggunakan metode Total sampling. Analisis ini digunakan terhadap dua variabel yang diduga berhubungan atau berkorelasi dengan menggunakan uji statistik chi-square (X2) dengan tingkat kepercayaan 95% dan P (signifikan <0,05) Hasil penelitian : Didapatkan 15 bayi yang sering sakit ( sakit >3 kali dalam 6 bulan) yang terdapat pada kelompok bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif dan terdapat 1 bayi yang sering sakit (sakit >3 kali dalam 6 bulan) pada kelompok yang diberikan ASI eksklusif. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI ekskusif dengan frekuensi kejadian sakit pada bayi umur 6-12 bulan di Puskesmas Banguntapan II Bantul tahun2012
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberian ASI eksklusif, Frekuensi kejadian sakit |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 06:17 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 06:40 |
| URI: | https:///id/eprint/6117 |
