Maspupatun Nupus, - and Ratih Kumoro Jati, - (2025) Studi Kasus :Asuhan Kebidanan Persalinan Pada Ny.S Dengan Ketuban Pecah Dini Di PMB Appi Ammelia, Bantul. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
JUDUL_233208074_MASPUPATUN NUPUS_PROFESI BIDAN.pdf
Download (503kB)
ABSTRAK_233208074_MASPUPATUN NUPUS_PROFESI BIDAN.pdf
Download (234kB)
BAB I_233208074_MASPUPATUN NUPUS_PROFESI BIDAN.pdf
Download (180kB)
BAB II_233208074_MASPUPATUN NUPUS_PROFESI BIDAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
BAB III_233208074_MASPUPATUN NUPUS_PROFESI BIDAN.pdf
Download (176kB)
BAB IV_233208074_MASPUPATUN NUPUS_PROFESI BIDAN.pdf
Download (225kB)
BAB V_233208074_MASPUPATUN NUPUS_PROFESI BIDAN.pdf
Download (120kB)
DAFTAR PUSTAKA_233208074_MASPUPATUN NUPUS_PROFESI BIDAN.pdf
Download (212kB)
LAMPIRAN_233208074_MASPUPATUN NUPUS_PROFESI BIDAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
PLAGIARISME_233208074_MASPUPATUN NUPUS_PROFESI BIDAN.pdf
Download (188kB)
Abstract
Latar belakang : Ketuban pecah dini (KPD) atau ketuban pecah sebelum waktunya (KPSW) sering disebut dengan premature repture of the membrane (PROM) didefinisikan sebagai pecahnya selaput ketuban sebelum waktunya melahirkan. faktor penyebab kejadian ketuban pecah dini terbesar berada pada usia ibu, Usia kehamilan, Riwayat kehamilan & persalinan, paritas, Pendidikan, Aktivitas serta Pekerjaan. Dampak ketuban pecah dini dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi neonatus meliputi prematuritas, respiratory distress syndrome, pendarahan intraventrikel, sepsis, hipoplasiaparu, deformitas skeletal sehingga mengakibatkan gawat janin, sedangkan dampak ketuban pecah dini pada ibu dapat menyebabkan hubungan langsung dengan dunia luar dan ruangan dalam rahim,sehingga memudahkan terjadinya infeksi asenden dan infeksi intrapartal. Penanganan KPD terdapat pada kebijakan pemerintah dalam permenkes NOMOR HK.01.07/MENKES/320/2020 tentang Standar Profesi Bidan yang terdapat pada area kompetensi ke-5 tentang Keterampilan Klinis Dalam Praktik Kebidanan
Tujuan : Untuk menganalisis faktor penyebab dan penanganan yang dapat dilakukan terhadap terjadinya KPD pada ibu bersalin.
Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (Case Study).
Hasil : Komplikasi Ketuban Pecah Dini (KPD) pada persalianan fase laten dapat terjadi salah satu faktornya yaitu paritas dan usia kehamilan. Ny. S dengan paritas multigravida dan usia kehamilan aterm dengan ketuban pecah dini. Untuk mendeteksi ketuban pecah dini dilakukan pemeriksaan tes nitrazin (lakmus). Penatalaksanaan yang diberikan kepada Ny. S yaitu dengan menganjurkan tiduran miring kanan dan miring kiring serta membatasi gerak klien, dan melakukan pemantauan serta asuhan.
Kesimpulan : Ketuban Pecah Dini dapat terjadi karena beberapa faktor diantaranya paritas dan usia kehamilan. Penting untuk mengetahui faktor-faktor penyebab pada terjadinya KPD pada ibu bersalin karena hal tersebut dapat menjadi upaya untuk melakukan tindakan preventif.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 02:28 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 02:28 |
| URI: | https:///id/eprint/6184 |
