Elfa Yenitra, - and Ekawati, - (2016) KARAKTERISTIK KEJADIAN KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN PADA REMAJA YANG MELAKUKAN PERNIKAHAN DINI DI DESA JATIAYU KECAMATAN KARANGMOJO KABUPATEN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1113172_Elfa Yenitra_D3 Kebidanan.pdf
Download (587kB)
Abstrak_1113172_Elfa Yenitra_D3 Kebidanan.pdf
Download (226kB)
BAB I_1113172_Elfa Yenitra_D3 Kebidanan.pdf
Download (263kB)
BAB II_1113172_Elfa Yenitra_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (306kB)
BAB III_1113172_Elfa Yenitra_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (262kB)
BAB IV_1113172_Elfa Yenitra_D3 Kebidanan.pdf
Download (306kB)
BAB V_1113172_Elfa Yenitra_D3 Kebidanan.pdf
Download (220kB)
Daftar Pustaka_1113172_Elfa Yenitra_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (120kB)
Lampiran_1113172_Elfa Yenitra_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan apabila pria kurang dari 21 tahun dan wanita kurang dari 19 tahun. Pernikahan dini terjadi karena salah satu faktor dari pergaulan bebas yang mengakibatkan kehamilan tidak diinginkan. Kehamilan tidak diinginkan merupakan kehamilan yang terjadi dikarenakan suatu sebab sehingga keberadaannya tidak diinginkan oleh salah satu atau kedua calon orangtua bayi tersebut. Di wilayah DIY, kabupaten dengan pernikahan dini tertinggi yaitu Gunungkidul Desa Jatiayu.
Tujuan: Diketahuinya karakteristik kejadian kehamilan tidak diinginkan pada remaja yang melakukan pernikahan dini di Desa Jatiayu.
Metode Penelitian: Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja yang sudah menikah pada tahun 2015. Cara pengambilan data menggunakan data sekunder dan alat pengumpulan data yang di gunakan adalah lembar observasi. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu total populasi.
Hasil: Mayoritas yang melakukan pernikahan dini pada remaja usia 16-19 tahun yaitu sebanyak (76,6%), pendidikan terakhir remaja mayoritas berpendidikan SMP yaitu sebanyak (66,0%), alasan remaja melakukan pernikahan dini karenakan hamil duluan yaitu sebanyak (91,5%), orang tua remaja menikah pada usia ≤19 tahun sebanyak (70,2%), orang tua remaja mayoritas berpendidikan SD yaitu sebanyak (59,6%).
Kesimpulan: Kejadian pernikahan dini berdasarkan karakteristik responden mayoritas berusia 16-19 tahun, berpendidikan SMP dengan alasan menikah karena hamil duluan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kehamilan Tidak Diinginkan, Kejadian Pernikahan Dini |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 03:19 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 03:19 |
| URI: | https:///id/eprint/6199 |
