Aida Fithriana, - and Fachrudin, - (2012) HUBUNGAN KOMUNIKASI ORANG TUA PADA ANAK REMAJA PUTRI DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE DI SMP 2 BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2012. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1308254_Aida Fithriana_D3 Kebidanan.pdf
Download (953kB)
Abstrak_1308254_Aida Fithriana_D3 Kebidanan.pdf
Download (19kB)
BAB I_1308254_Aida Fithriana_D3 Kebidanan.pdf
Download (41kB)
BAB II_1308254_Aida Fithriana_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (78kB)
BAB III_1308254_Aida Fithriana_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (112kB)
BAB IV_1308254_Aida Fithriana_D3 Kebidanan.pdf
Download (59kB)
BAB V_1308254_Aida Fithriana_D3 Kebidanan.pdf
Download (23kB)
Daftar Pustaka_1308254_Aida Fithriana_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
Lampiran_1308254_Aida Fithriana_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
Abstract
Latar Belakang: Menstruasi (haid) merupakan ciri khas kedewasaan seorang wanita, dimana terjadi perubahan-perubahan siklus dari alat kandungannya sebagai persiapan untuk kehamilan. Gejala yang sering terjadi pada peristiwa haid pertama kali adalah ketidaksiapan yang diperkuat oleh keinginan untuk menolak proses haidnya. Kebanyakan peristiwa menstruasi pertama dihayati oleh anak gadis sebagai suatu pengalaman traumatis. Orangtua yang tidak memberikan informasi dengan benar mengenai menstruasi pada remaja putrinya biasanya akan mendatangkan kecemasan dan rasa malu karena proses pengeluaran darah kotor dari tubuhnya sehingga sampai dewasa cenderung menghindari kontak dengan orang lain ketika mendapatkan haidnya. Tujuan Penelitian: Diketahuinya hubungan komunikasi orangtua pada anak remaja putri dengan kesiapan menghadapi menarche. Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini adalah survey analitik cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan 62 siswi dari SMP 2 Bantul. Tehnik analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel dan bivariabel menggunakan Chi Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Komunikasi orangtua pada anak berkategori baik (66,1%). Kesiapan pada remaja putri tergolong kategori siap (93,5%). Ada hubungan antara komunikasi orangtua pada anak dengan kesiapan menghadapi menarche C= 0,358 dengan p-value = 0,011. Kesimpulan: Komunikasi orangtua pada anak dapat meningkatkan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche, baik kesiapan secara fisik maupun psikis. Kata Kunci: Komunikasi orang tua pada anak, kesiapan menarche. PERPUSTAKAAN
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komunikasi orang tua pada anak, kesiapan menarche. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 08:15 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 08:15 |
| URI: | https:///id/eprint/6235 |
