Grace Widya Kristianty, - and Ratna Prahesti, - (2016) GAMBARAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA PADA BALITA STUNTING DI DESA TEGALREJO KECAMATAN GEDANGSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1113224_Grace Widya Kristianty_D3 Kebidanan.pdf
Download (403kB)
Abstrak_1113224_Grace Widya Kristianty_D3 Kebidanan.pdf
Download (174kB)
BAB I_1113224_Grace Widya Kristianty_D3 Kebidanan.pdf
Download (184kB)
BAB II_1113224_Grace Widya Kristianty_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
BAB III_1113224_Grace Widya Kristianty_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
BAB IV_1113224_Grace Widya Kristianty_D3 Kebidanan.pdf
Download (201kB)
BAB V_1113224_Grace Widya Kristianty_D3 Kebidanan.pdf
Download (95kB)
Daftar Pustaka_1113224_Grace Widya Kristianty_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
Lampiran_1113224_Grace Widya Kristianty_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Stunting merupakan suatu masalah gizi yang terjadi hampir di seluruh dunia. UNICEF (2009), mengemukakan sekitar 80% balita stunting terdapat di 24 negara berkembang di Asia dan Afrika. Indonesia merupakan negara urutan kelima yang memiliki prevalensi stunting tertinggi setelah India, China, Nigeria, dan Pakistan. Stunting banyak terjadi pada kelompok usia balita. Dampak dari balita yang mengalami stunting akan menghasilkan sumber daya manusia dengan kualitas yang rendah. Salah satu faktor penyebab stunting adalah sosial ekonomi keluarga meliputi pendidikan orangtua, pekerjaan orangtua, dan pendapatan keluarga. Tujuan Penelitian: Diketahuinya gambaran sosial ekonomi keluarga pada balita stunting di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul. Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini adalah diskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan 62 reponden yaitu ibu dari balita yang mengalami stunting di Desa Tegalrejo, Gedangsari. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil Penelitian: Sebagian besar orangtua berpendidikan dasar yaitu 51 (82,3% pada ayah dan 53 (85,5% ) pada ibu, pekerjaan orangtua yaitu 42 (67,7%) ayah bekerja sebagai buruh/buruh tani dan 42 (67,7%) ibu tidak bekerja, pendapatan keluarga yaitu sebanyak 46 keluarga memiliki pendapatan di bawah UMR. Kesimpulan: Kejadian balita stunting di Desa Tegalrejo terjadi akibat sosial ekonomi keluarga yang rendah. Hal ini diketahui dari orangtua yang berpendidikan dasar, pekerjaan orangtua yang kurang memadai, dan pendapatan keluarga yang rendah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Balita, stunting, sosial ekonomi. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 02:46 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 02:46 |
| URI: | https:///id/eprint/6253 |
