Bq. Novi Suniarti, - and Diah Wulandari, - (2012) HUBUNGAN FREKUENSI PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) DENGAN KECUKUPAN ASUPAN AIR SUSU IBU (ASI) PADA BAYI 0-6 BULAN DI RB AMANDA GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA 2012. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1309131_Bq. Novi Suniarti_D3 Kebidanan.pdf
Download (269kB)
Abstrak_1309131_Bq. Novi Suniarti_D3 Kebidanan.pdf
Download (12kB)
BAB I_1309131_Bq. Novi Suniarti_D3 Kebidanan.pdf
Download (97kB)
BAB II_1309131_Bq. Novi Suniarti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (127kB)
BAB III_1309131_Bq. Novi Suniarti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
BAB IV_1309131_Bq. Novi Suniarti_D3 Kebidanan.pdf
Download (130kB)
BAB V_1309131_Bq. Novi Suniarti_D3 Kebidanan.pdf
Download (86kB)
Daftar Pustaka_1309131_Bq. Novi Suniarti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
Lampiran_1309131_Bq. Novi Suniarti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
Abstract
Latar Belakang: Air susu ibu merupakan makanan alami terbaik untuk bayi. Komposisi nutrisinya yang lengkap menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan manajemen pemberiannya termasuk memperhatikan frekuensi pemberiannya. Menurut Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat pada tahun 2003, terdapat 6,7 juta balita Indonesia mengalami kekurangan gizi dan sebanyak 8,1 juta anak menderita anemia gizi serta 9 juta anak mengalami kekurangan vitamin A, salah satu penyebabnya adalah buruknya pemberian ASI. Di Indonesia angka pencapaian ASI eksklusif pada tahun 2009 sebesar 34,7%, sedangkan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Provinsi DIY pada tahun 2007 mengalami penurunan yaitu pada tahun 2006 cakupannya sebanyak 36,51% dan pada tahun 2007 cakupannya sebanyak 33,09%. Tujuan Penelitian: Diketahuinya hubungan yang signifikan antara frekuensi pemberian air susu ibu (ASI) dengan kecukupan asupan air susu ibu (ASI) pada bayi 0-6 bulan di RB AMANDA gamping sleman Yogyakarta 2012. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian survey korelasional ,pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 responden dan teknik pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Instrument penelitian kuesioner dan analisa data menggunakan kendal tau. Hasil: Menunjukkan bahwa Ibu dengan Frekuensi pemberian ASI cukup sebanyak 34 responden (77,3%) dan bayi dengan kecukupan ASI yang cukup sebanyak 22 responden (61,4%). Hasil analisis bivariat kendal tau menunjukkan bahwa rhitung (0,349) lebih besar dari rtabel (0,297) dan p value (0,010) lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi pemberian ASI dengan kecukupan asupan ASI bayi. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara frekuensi pemberian ASI dengan kecukupan asupan ASI pada bayi 0-6.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | frekuensi pemberian ASI, kecukupan asupan ASI |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 03:35 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 03:35 |
| URI: | https:///id/eprint/6520 |
