Fina Darani, - and Anjarwati, - (2011) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS PAKIS KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2011. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1308203_Fina Darani_D3 Kebidanan.pdf
Download (214kB)
Abstrak_1308203_Fina Darani_D3 Kebidanan.pdf
Download (13kB)
BAB I_1308203_Fina Darani_D3 Kebidanan.pdf
Download (23kB)
BAB II_1308203_Fina Darani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (42kB)
BAB III_1308203_Fina Darani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (31kB)
BAB IV_1308203_Fina Darani_D3 Kebidanan.pdf
Download (36kB)
BAB V_1308203_Fina Darani_D3 Kebidanan.pdf
Download (11kB)
Daftar Pustaka_1308203_Fina Darani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (14kB)
Lampiran_1308203_Fina Darani_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
Abstract
Latar Belakang: Angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Indonesia masih tinggi yaitu 228 /100.000 KH, hal ini disebabkan karena masih banyaknya persalinan dengan dukun bayi. Banyak faktor yang mempengaruhi ibu dalam memilih tenaga penolong persalinan antara lain pendidikan, pengetahuan ibu, status ekonomi dan jarak dan sarana transportasi, dukungan keluarga, sikap petugas pemberi pelayanan, dan keberhasilan pertolongan persalinan sebelumnya. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan penolong persalinan di wilayah Puskesmas Pakis Kabupaten Magelang pada tahun 2011. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di wilayah Puskesmas Pakis tahun 2011. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Data penelitian diperoleh dengan kuesioner tertutup yang selanjutnya diolah dan dianalisis secara deskriptif dengan rumus persentase. Hasil: Dari hasil penelitian ini didapatkan gambaran tingkat pendidikan ibu sebagian besar adalah pendidikan dasar yaitu tamat SD/tidak tamat SD/tidak sekolah sebanyak 63,3%. Gambaran tingkat status ekonomi ibu sebagian besar kurang yaitu 63,3%. Gambaran jarak dan sarana transportasi hampir sebagian besar dekat yaitu 83,3%. Gambaran sikap petugas penolong persalinan tidak berpengaruh sebanyak 53,3%. Gambaran keberhasilan pertolongan persalinan sebelumnya sebagian besar berhasil sebanyak 73,3%. Penolong persalinan yang dipilih ibu hampir sebagian besar tenaga kesehatan sebanyak 83,3%. Kesimpulan: Instansi kesehatan harus lebih aktif melakukan kegiatan yang meningkatkan pengetahuan masyarakat seperti penyuluhan karena pengetahuan masyarakat juga berperan penting dalam memutuskan untuk memilih tenaga penolong persalinan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | penolong persalinan, dukun bayi |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 05:26 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 05:26 |
| URI: | https:///id/eprint/6553 |
