Vitri Achrianti, - and Jumiyati, - (2011) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANG GIZI PADA ANAK BALITA DI DESA KARANGSALAM KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2011. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1308263_Vitri Achrianti_D3 Kebidanan.pdf
Download (469kB)
Abstrak_1308263_Vitri Achrianti_D3 Kebidanan.pdf
Download (36kB)
BAB I_1308263_Vitri Achrianti_D3 Kebidanan.pdf
Download (47kB)
BAB II_1308263_Vitri Achrianti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
BAB III_1308263_Vitri Achrianti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (109kB)
BAB IV_1308262_Vitri Achrianti_D3 Kebidanan.pdf
Download (159kB)
BAB V_1308263_Vitri Achrianti_D3 Kebidanan.pdf
Download (35kB)
Daftar Pustaka_1308263_Vitri Achrianti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
Lampiran_1308263_Vitri Achrianti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
Abstract
Status gizi merupakan indikator yang banyak dipergunakan untuk menunjukan tingkat perkembangan sosial dan ekonomi suatu bangsa. Hasil survei Pemantauan Status Gizi (PSG) Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas 2010, kasus gizi buruk balita sebanyak 1,13%, sedangkan gizi kurang mencapai 11,58%. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi Kurang Gizi Pada Anak Balita Di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 balita dari 165 populasi balita di Desa Karangsalam, dengan tekhnik Random Sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat pendidikan ibu, status ekonomi, pola pemberian makanan dan status gizi. Data diperoleh dengan menggunakan kuisioner, kemudian diolah dengan menggunakan analisis Multivariate Regresi Berganda. Hasil dari penelitian menunjukan sebanyak 16,17% dari 68 balita yang diteliti mengalami kurang gizi, dengan mayoritas tingkat pendidikan ibu SMP 47,05%, dan status ekonomi sedang sebanyak 54,41%, dan pola pemberian makanan yang cukup baik sebesar 51,47%. Hasil analisis SPSS untuk pendapatan keluarga 0.036 (p<0.05), tingkat pendidikan 0.001(p< 0.05) dan pola pemberian makan 0.221(p> 0.05) terhadap status gizi. Kesimpulan penelitian ini, secara statistik faktor ekonomi dan pendidikan ibu mempengaruhi status gizi balita, tetapi tidak berpengaruh pada pola pemberian makan anak. Namun pada kenyataannya masalah gizi bersifat multikompleks dan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor yang mempengaruhi kurang gizi, status gizi |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 01:51 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 01:51 |
| URI: | https:///id/eprint/6669 |
