Nuri Pamungkas sari, - and Dyah Noviawati Setya Arum, - (2012) HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI IBU DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI PUSKESMAS TEGALREJO KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2012. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1309085_Nuri Pamungkas Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (185kB)
Abstrak_1309085_Nuri Pamungkas Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (10kB)
BAB I_1309085_Nuri Pamungkas Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (85kB)
BAB II_1309085_Nuri Pamungkas Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
BAB III_1309085_Nuri Pamungkas Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (63kB)
BAB IV_1309085_Nuri Pamungkas Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (66kB)
BAB V_1309085_Nuri Pamungkas Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (9kB)
Daftar Pustaka_1309085_Nuri Pamungkas Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
Lampiran_1309085_Nuri Pamungkas Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (998kB)
Abstract
Latar Belakang: Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi yang berat badan lahirnya kurang atau sama dengan 2500 gram. Kota Yogyakarta khususnya di Puskesmas Tegalrejo jumlah persalinan setahun sekitar 445, dan terdapat Bayi berat lahir rendah sejumlah 27 bayi. Faktor sosial ekonomi, lingkungan, dan faktor biologis mempengaruhi kematian bayi dan anak. Ada berbagai faktor termasuk faktor sosial ekonomi yang secara langsung mempengaruhi kematian bayi, meliputi: karakteristik ibu seperti umur, paritas, selang kelahiran, pencemaran lingkungan, gizi kecelakaan, dan penyakit Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui status sosial ekonomi ibu, kejadian bayi berat lahir rendah serta hubungan status sosial ekonomi ibu dengan kejadian BBLR di Puskesmas Tegalrejo tahun 2012. Metode Penelitian : Penelitian ini dilaksanakan dengan metode analitik observasional. Lokasi penelitian di Puskesmas Tegalrejo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli 2012. Sampel dari penelitian ini adalah ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi di Puskesmas Tegalrejo. Hasil Penelitian : Status sosial ekonomi ibu di Puskesmas Tegalrejo, sebesar 22 orang (55%) rendah. Sedangkan 18 orang (45%) tinggi. Kejadian BBLR di Puskesmas Tegalrejo, sebanyak 5 (12,5%) termasuk BBLR sedangkan sebanyak 35 (87,5%) tidak BBLR. Terdapat hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi ibu dengan kejadian BBLR di Puskesmas Tegalrejo tahun 2012 dengan pvalue 0,031 ( < 0,05). Kesimpulan: Status sosial ekonomi ibu di Puskesmas Tegalrejo rendah. Kejadian BBLR di Puskesmas Tegalrejo, sebanyak 12,5% termasuk BBLR. Terdapat hubungan antara status sosial ekonomi ibu dengan kejadian BBLR di Puskesmas Tegalrejo tahun 2012 dengan p-value 0,031 ( < 0,05).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sosial ekonomi, kejadian BBLR |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 05:49 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 05:49 |
| URI: | https:///id/eprint/6795 |
