Rini Eka Setyowati, - and Sri Werdati, - (2010) GAMBARAN PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI YANG BEKERJA DI POLIKLINIK TUMBUH KEMBANG RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1307707_Rini Eka Setyowati_D3 Kebidanan.pdf
Download (104kB)
Abstrak_1307707_Rini Eka Setyowati_D3 Kebidanan.pdf
Download (40kB)
BAB I_1307707_Rini Eka Setyowati_D3 Kebidanan.pdf
Download (170kB)
BAB II_1307707_Rini Eka Setyowati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (96kB)
BAB III_1307707_Rini Eka Setyowati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
BAB IV_1307707_Rini Eka Setyowati_D3 Kebidanan.pdf
Download (139kB)
BAB V_1307707_Rini Eka Setyowati_D3 Kebidanan.pdf
Download (49kB)
Abstract
Latar Belakang : Pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0 – 6 bulan maupun ASI bagi bayi 7 – 12 bulan, bagi masyarakat terutama ibu-ibu yang bekerja di luar rumah menjadi satu kendala yang serius. Pilihan untuk memberikan ASI pada bayi atau bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarga merupakan pilihan yang sulit untuk ibu. Dari hasil wawancara dengan ibu-ibu yang akan memeriksakan dan mengimunisasikan bayinya, ternyata masih banyak yang tidak memberikan ASI pada bayi. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran pemberian ASI pada ibu menyusui yang bekerja di Poliklinik Tumbuh Kembang RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Metode Penelitian : Menggunakan metode deskriptif yaitu penelitian yang dirancang untuk memperoleh informasi tentang status suatu gejala saat penelitian dilakukan. Penelitian dilakukan di Poliklinik Tumbuh Kembang RSU PKU Muhammadiyah Bantul pada tanggal Februari – Agustus 2010. Subyek penelitian adalah ibu menyusui yang berkunjung memeriksakan bayinya di Poliklinik Tumbuh Kembang RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Uji statistik menggunakan analisis distribusi frekuensi. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu bekerja yang melakukan pemberian ASI ditambah makanan pendamping ada 50%, pemberian ASI Eksklusif 30%, dan tidak memberikan ASI sama sekali 20%. Ibu bekerja mengalami kesulitan untuk memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya, sehingga ia mengambil solusi untuk masalahnya dengan jalan menyimpan ASI di kulkas (83,33%). pulang ke rumah untuk menyusui pada jam istirahat kerja (16,67%), dan melakukan keduanya yaitu menyimpan ASI di kulkas dan pulang ke rumah untuk menyusui pada jam istirahat kerja (25%). Kesimpulan : Ibu bekerja yang memberikan ASI Tidak Eksklusif menduduki peringkat tertinggi, diikuti oleh ibu yang memberikan ASI Eksklusif, dan terakhir adalah ibu bekerja yang tidak memberikan ASI sama sekali.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ibu Bekerja, Pemberian ASI |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 09:16 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 09:16 |
| URI: | https:///id/eprint/6841 |
