Ermi Ermawati, - and Fahrudin, - (2012) HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN DISMINORE DI SMP 2 TEMPEL SLEMAN TAHUN 2012. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1309183_Ermi Ermawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (1MB)
Abstrak_1309183_Ermi Ermawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (18kB)
BAB I_1309183_Ermi Ermawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (140kB)
BAB II_1309183_Ermi Ermawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (206kB)
BAB III_1309183_Ermi Ermawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
BAB IV_1309183_Ermi Ermawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (387kB)
BAB V_1309183_Ermi Ermawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (230kB)
Daftar Pustaka_1309183_Ermi Ermawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
Lampiran_1309183_Ermi Ermawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (362kB)
Abstract
Latar Belakang : Rasa nyeri pada saat menstruasi tentu saja sangat menyiksa bagi wanita. Sakit menusuk, nyeri yang hebat di sekitar bagian bawah dan bahkan kadang mengalami kesulitan berjalan sering dialami ketika haid menyerang. Nyeri ini dapat berlangsung setengah hari sampai lima hari dan sering kali tampak seperti nyeri berkepanjangan. Banyak wanita terpaksa harus berbaring karena terlalu menderita sehingga tidak dapat mengerjakan sesuatu apapun. Ada yang pingsan, ada yang merasa mual, ada juga yang benar-benar muntah (Kingston, 2005). Penyebab nyeri haid bisa bermacam-macam, bisa karena suatu proses penyakit (misalnya radang panggul), endometriosis, tumor atau kelainan letak uterus, selaput dara atau vagina tidak berlubang, dan stres atau kecemasan yang berlebihan. Kecemasan merupakan respons individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan dialami oleh seluruh mahluk hidup. Ansietas atau kecemasan merupakan istilah yang akrab dengan kehidupan sehari-hari yang menggambarkan keadaan khawatir, gelisah yang tidak menentu, takut, tidak tentram, kadang-kadang disertai berbagai keluhan fisik (Sumiati, 2009) Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian disminore di SMP 2 Tempel, Sleman tahun 2012. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas II di SMP 2 Tempel, Sleman. Metode pengambilan sampel adalah dengan menggunakan purposive sampling. Analisis ini digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik Chi Square (X2) dengan tingkat kepercayaan 95% dan P (signifikan <0,05). Hasil : Dari hasil uji analisis Chi Square (X2), sebesar 12,679 dengan sig sebesar 0,013. Dengan df : 4 dan taraf signifikansi adalah 5% (0,05) diperoleh 9,488 . Karena dan nilai p < 0,05 maka ditolak. Hal ini berarti bahwa terdapat hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian disminore di SMP 2 Tempel, Sleman tahun 2012. Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian disminore di SMP 2 Tempel, Sleman tahun 2012
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tingkat Kecemasan, Dismenore |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 09:53 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 09:53 |
| URI: | https:///id/eprint/6853 |
