Krisna Adqilna Ahuljannata, - and Grita Supriyanto Dewi, - (2025) Usulan Perbaikan untuk Menurunkan Tingkat Produk Cacat pada Proses Sewing di Line Produksi Toyoshima 3 PT Udaka Indonesia dengan Pendekatan Lean Six Sigma. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212105010_Krisna Adqilna Ahuljannata_Teknik Industri.pdf
Download (401kB)
Abstrak_212105010_Krisna Adqilna Ahuljannata_Teknik Indusri.pdf
Download (14kB)
Bab 1_212105010_Krisna Adqilna Ahuljannata_Teknik Industri.pdf
Download (106kB)
Bab 2_212105010_Krisna Adqilna Ahuljannata_Teknik Industri.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Bab 3_212105010_Krisna Adqilna Ahuljannata_Teknik Industri.pdf
Download (191kB)
Bab 4_212105010_Krisna Adqilna Ahuljannata_Teknik Industri.pdf
Download (2MB)
Bab 5_212105010_Krisna Adqilna Ahuljannata_Teknik Industri.pdf
Download (15kB)
Daftar Pustaka_212105010_Krisna Adqilna Ahuljannata_Teknik Industri.pdf
Download (151kB)
Lampiran_212105010_Krisna Adqilna Ahuljannata_Teknik Industri.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_212105010_Krisna Adqilna Ahuljannata_Teknik Industri_removed_compressed.pdf
Download (10MB)
Abstract
Latar Belakang : PT Udaka Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada industri garment. Permasalahan yang sering dialami perusahaan ini adalah tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan, adanya aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (waste) serta kualitas produk yang tidak mencapai target KPI yang ditetapkan perusahaan. Cara untuk mengurangi pemborosan dan pengendalian kualitas dengan penerapan lean six sigma. Penerapan six sigma dilakukan dalam siklus DMAIC (Define, Measure, Analyze,
Improve, Control)
Tujuan : Mengidentifikasi waste paling dominan terjadi, menentukan nilai stabilitas proses, nilai DPMO, dan level sigma, melakukan analisis faktor penyebab terjadinya defect produk serta memberikan usulan rekomendasi perbaikan.
Metode Penelitian : Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif yang mencakup Six Sigma, WAM, FMEA, 5W+1H.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste defect merupakan pemborosan utama yang paling dominan dan memicu waste lain. Proses produksi pada line Toyoshima 3 juga masih belum stabil dengan rata-rata sigma sebesar 3,48. Berdasarkan diagram pareto cacat dominan mencakup jahitan tidak sempurna, kotor/noda, sisa benang, dan bentuk buruk/tidak simetris. Melalui FMEA teridentifikasi potensi kegagalan seperti jarum patah, setting mesin berubah, dan oli bocor, dan lain-lain. Rekomendasi perbaikan mencakup SOP penggantian jarum, perawatan mesin berkala, penerapan prinsip 5R, serta penataan layout kerja untuk menekan cacat dan meningkatkan kualitas produksi.
Kesimpulan : Perusahaan dapat menerapkan usulan perbaikan yang di berikan oleh peneliti agar mampu mengurangi waste sekaligus meningkatkan kualitas produknya sehingga produktivitas dala perusahaan dapat meningkat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Industrial Engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science, Computer, and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 04:16 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 04:16 |
| URI: | https:///id/eprint/6872 |
