Zaskia Meitha Kaunang, - and Niken Wahyuning Retno Mumpuni, - (2025) Kajian Putusan Pengadilan Perkara Revenge Porn Ditinjau Dari Hak Untuk Menghilangkan Jejak Digital. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212302016_Zaskia Meitha Kaunang_Hukum.pdf
Download (358kB)
Abstrak_212302016_Zaskia Meitha Kaunang_Hukum.pdf
Download (127kB)
Bab 1_212302016_Zaskia Meitha Kaunang_Hukum.pdf
Download (300kB)
Bab 2_212302016_Zaskia Meitha Kaunang_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
Bab 3_212302016_Zaskia Meitha Kaunang_Hukum.pdf
Download (190kB)
Bab 4_212302016_Zaskia Meitha Kaunang_Hukum.pdf
Download (315kB)
Bab 5_212302016_ZASKIA MEITHA KAUNANG_HUKUM.pdf
Download (113kB)
Daftar Pustaka_212302016_Zaskia Meitha Kaunang_Hukum.pdf
Download (133kB)
Lampiran_212302016_Zaskia Meitha Kaunang_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
Plagiarisme_212302016_Zaskia Meitha Kaunang_Hukum.pdf
Download (6MB)
Abstract
Revenge porn merupakan bentuk kekerasan seksual berbasis gender yang marak terjadi di ruang digital. Meskipun pelaku sering dijatuhi hukuman dalam perkara ini, hak korban untuk menghapus konten yang merugikan mereka (Right to Be Forgotten) sering kali tidak diakomodasi dengan baik dalam praktik peradilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengadilan menerapkan hak untuk dilupakan dalam perkara revenge porn dan bagaimana hukum di Indonesia menjamin hak-hak korban. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Sumber data
diperoleh melalui studi kepustakaan dan dokumentasi putusan pengadilan, antara lain Putusan Nomor: 77/Pid.Sus/2024/PN.Smn dan 71/Pid.Sus/2023/PN.Pdl. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa meskipun revenge porn telah diadili, perintah penghapusan jejak digital hampir tidak pernah dicantumkan dalam amar putusan. Hal ini menimbulkan kesenjangan antara norma dan praktik. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi dan penguatan peran aparat penegak hukum serta sinergi dengan platform digital agar hak korban dapat ditegakkan secara menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts, Social Sciences, and Economy > School of Law |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 15:04 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 15:04 |
| URI: | https:///id/eprint/6952 |
