Anisa Miftahul Firdaus, - and Niken Wahyuning Retno Mumpuni, - (2025) Tinjauan Aspek Hukum Terhadap Pelaksanaan Dan Mekanisme Eksekusi (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Palangkaraya)). Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212302026_Anisa Miftahul Firdaus_HUKUM.pdf
Download (228kB)
Abstrak_212302026_Anisa Miftahul Firdaus_Hukum.pdf
Download (167kB)
Bab 1_212302026_Anisa Miftahul Firdaus_Hukum.pdf
Download (133kB)
Bab 2_212302026_Anisa Miftahul Firdaus_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
Bab 3_212302026_Anisa Miftahul Firdaus_hukum.pdf
Download (120kB)
Bab 4_212302026_Anisa Miftahul Firdaus_Hukum.pdf
Download (223kB)
Bab 5_212302026_Anisa Miftahul Firdaus_Hukum.pdf
Download (49kB)
Daftar Pustaka_212302026_Anisa Miftahul Firdaus_Hukum.pdf
Download (151kB)
Lampiran_212302026_Anisa Miftahul Firdaus_Hukum.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (725kB)
Plagiarisme_212302026_Anisa Miftahul Firdaus_Hukum.pdf
Download (737kB)
Abstract
Konflik pertanahan merupakan persoalan kompleks dengan dampak sosial dan ekonomi signifikan. Tanah sebagai objek strategis kerap menjadi sengketa karena ketidaksesuaian administrasi, tumpang tindih kepemilikan, dan lemahnya eksekusi putusan pengadilan. Penelitian ini mengkaji aspek hukum serta mekanisme pelaksanaan eksekusi perkara sengketa tanah di Pengadilan Negeri Palangkaraya. Penelitian menggunakan metode normatif-empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara di Pengadilan Negeri Palangkaraya, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan eksekusi di Pengadilan Negeri Palangkaraya menghadapi kendala struktural dan kultural. Dari total permohonan eksekusi sengketa tanah tahun 2024–2025, hanya sebagian kecil berhasil dilaksanakan. Hambatan utama meliputi ketidakpatuhan pihak tereksekusi, kurangnya koordinasi antarlembaga, dan minimnya profesionalitas pelaksanaan teknis. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun regulasi tersedia, pelaksanaan eksekusi perkara sengketa tanah belum optimal. Diperlukan penguatan koordinasi antara lembaga peradilan, Badan Pertanahan Nasional, dan aparat penegak hukum, serta peningkatan integritas dan kapasitas SDM untuk mewujudkan kepastian hukum bagi pencari keadilan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts, Social Sciences, and Economy > School of Law |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 15:39 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 15:39 |
| URI: | https:///id/eprint/6959 |
