Sri Rahayu, - and Ima Syamrotul Muflihah, - (2009) Hubungan Antara Status Gizi Ibu Post Partum dengan Berat Badan Lahir Bayi di RSUD Banjarnegara tahun 2009. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_Sri Rahayu_1307585_full edit-1-6.pdf
Download (867kB)
Abstrak_Sri Rahayu_1307585_full edit-7-8.pdf
Download (10kB)
BAB 1_Sri Rahayu_1307585_full edit-9-15.pdf
Download (19kB)
BAB 2_Sri Rahayu_1307585_full edit-16-42.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (61kB)
BAB 3_Sri Rahayu_1307585_full edit-43-52.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (39kB)
BAB 4_Sri Rahayu_1307585_full edit-53-63.pdf
Download (50kB)
BAB 5_Sri Rahayu_1307585_full edit-64-66.pdf
Download (9kB)
Dapus_Sri Rahayu_1307585_full edit-67-68.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7kB)
Lampiran_Sri Rahayu_1307585_full edit-69-77.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (60kB)
Abstract
Kehamilan merupakan suatu hal kritis penyebab kesakitan dan kematian , kesejahteraan seorang bayi bergantung pada kesejahteraan ibunya, maka kesehatan fisik, mental seorang ibu baik sebelum atau sesudah melahirkan mempunyai pengaruh besar terhadap kesejahteraan bayi dalam kandungan dan pada saat dilahirkan. Hasil dari kehamilan yang diharapkan adalah bayi yang lahir sehat. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) didefenisikan sebagai bayi yang berat badan lahirnya saat kelahiran kurang dari 2500 gram. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan status gizi ibu dengan Berat Badan Lahir Bayi di RSUD Banjarnegara Oktober 2009. Jenis penelitian ini analitik obsevasional dengan pendekatan Cross Sectional study. Unit sampling penelitian ini adalah ibu bayi dengan tehnik total sampling. Penentuan sampel dengan kriteria inklusi ibu post partum dengan umur kehamilan aterm dengan tehnik pengambilan accidental sampling dengan jumlah sampel 66 ibu bayi. Uji nomalitas data one sample Kolmogorov- sminov test dan analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis statistik menunjukan ada hubungan status gizi ibu ( lila) dengan BBLB ( p = 0,027 ) dan tidak ada hubungan karakteristik ibu dengan BBLB (umur ibu, paritas ) p = 0,877, p = 0,367). Kesimpulan penelitian ini dari 66 sampel yang diketahui status gizi baik 91, 3 %, 90,9 % paritas 1, 83,7% berumur 20 – 35 tahun. Dengan hasil tersebut disarankan kepada bidan RS agar lebih meningkatkan antenatal care secara intensif dan perlu perhatian, penangganan khusus terhadap kelompok ibu hamil beresiko melahirkan bayi BBLR serta pemberian makanan tambahan dengan komposisi gizi yang cukup.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Status gizi ibu post partum, BBLB |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 02:46 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 02:46 |
| URI: | https:///id/eprint/6965 |
