Susanti, - and Supiyati, - (2009) HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU BAYI USIA 7-12 BULAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI RS PKU MUHAMMADIYAH NANGGULAN KULON PROGO. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1307545_Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (166kB)
Abstrak_1307545_Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (156kB)
BAB I_1307545_Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (168kB)
BAB II_1307545_Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
BAB III_1307545_Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
BAB IV_1307545_Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (184kB)
BAB V_1307545_Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Download (156kB)
Daftar Pustaka_1307545_Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
Lampiran_1307545_Susanti_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
Abstract
Bekerja bukan alasan ibu untuk menghentikan pemberian ASI eksklusif, ASI tetap bisa diberikan dengan cara memeras ASI sebelum ibu berangkat kerja,dan selama ibu bekerja. Akan tetapi banyak ibu yang tidak memberikan ASI pada bayi mereka, dengan alasan khawatir akan mengurangi kecantikan. Sibuk oleh pekerjaan, pengaruh iklan susu formula.Banyak faktor yang menyebabkan ibu tak memberikan ASI eksklusif pada bayinya yaitu pendidikan, pengetahuan, sikap dan persepsi ibu serta faktor pendukung yaitu pendapatan keluarga,sehingga bayi hanya mendapatkan susu formula. Akibatnya daya tahan tubuh bayi menurun dan mudah terkena infeksi, termasuk tubuh bayi akut yang dapat berubah menjadi kronik dan berakibat kematian (Depkes, 1997). Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi, Metode pengumpulan data yang digunakan berdasar pendekatan waktu yaitu metode cross sectional yaitu metode pengumpulan data yang dilakukan dalam waktu yang bersamaan ( Notoatmojo 2002 ). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 13 sampai 27 Desember 2009 di RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan Kulon Progo.Populasi dalam penelitian ii semua ibu yang mempunya bayi usia 7-12 bulan yang hendak imunisasi dan memeriksakan bayinya di RS PKU Muhammadiyah Nanggulan.Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan total sampling sejumlah 47 responden.Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak memberikan ASI eksklusif, yaitu 32 responden (68,1%), sedangkan ibu yang memberikan ASI eksklusif kepada anaknya sebanyak 15 orang (31,9%). Hal ini menunjukkan bahwa belum berhasilnya konseling dan promosi kesehatan yang dilakukan tenaga kesehatan khususnya bidan RS PKU Muhammadiyah Nanggulan Kulon Progo. Fajri dan Lega (2003) menyebutkan faktor lain yang berhubungan dengan cakupan pemberian ASI eksklusif yang rendah adalah faktor kebiasaan dan adat istiadat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Status Pekerjaan, Pemberian ASI eksklusif, Ibu |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 02:27 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 02:27 |
| URI: | https:///id/eprint/6990 |
