Sumarsih, - and Supiyati, - (2009) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN AKSEPTOR KB SUNTIK TIGA BULAN DENGAN KETEPATAN KUNJUNGAN SUNTIK ULANG DI BPS SUNARSIH KECAMATAN GALUR KABUPATEN KULON PROGO. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1307710_Sumarsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (104kB)
Abstrak_1307710_Sumarsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (29kB)
BAB I_1307710_Sumarsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (93kB)
BAB II_1307710_Sumarsih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
BAB III_1307710_Sumarsih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
BAB IV_1307710_Sumarsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (161kB)
BAB V_1307710_Sumarsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (48kB)
Abstract
Latar Belakang : Program KB sekalipun dirancang dengan baik, tetap memiliki kemungkinan untuk gagal. Begitu pula permasalahan yang terjadi di BPS Sunarsih, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo untuk KB suntik tiga bulan yang penah mengalami kegagalan. Alasan kegagalan itu adalah karena suntik ulang tidak dilakukan tepat waktu. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan akseptor KB suntik 3 bulan dengan ketepatan kunjungan suntik ulang di BPS Sunarsih, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo. Metode Penelitian : Menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan waktu cross sectional. Penelitian dilakukan di BPS Sunarsih, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo pada bulan Maret – Agustus 2010. Subyek penelitian adalah ibu akseptor KB suntik 3 bulan di BPS Sunarsih, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo. Uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil Penelitian : Akseptor KB suntik 3 bulan di BPS Sunarsih sebagian besar menunjukkan tingkat pengetahuan yang tinggi tentang KB suntik, yaitu mampu menjawab pertanyaan tentang KB suntik sebesar 76-100%. Hanya ada 3 responden yang memiliki tingkat pengetahuan sedang yaitu mampu menjawab pertanyaan tentang KB suntik sebesar 56-75%, dan tidak ada responden (0%) yang memiliki tingkat pengetahuan rendah tentang KB suntik yaitu hanya mampu menjawab pertanyaan sebesar <55%. 4 dari 41 (9,8%) akseptor KB suntik 3 bulan melakukan kunjungan suntik ulang secara tidak tepat waktu dan 31 dari 41 (90,2%) akseptor KB suntik 3 bulan melakukan kunjungan suntik ulang secara tidak tepat waktu. Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan akseptor KB suntik 3 bulan dengan ketepatan kunjungan suntik ulang di BPS Sunarsih, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo. Keeratan hubungan antara dua variabel tersebut dalam keadaan sedang yang ditunjukkan dari koefisien korelasi r=0,553.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akseptor KB Suntik 3 Bulan, Ketepatan Kunjungan Suntik Ulang |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 02:38 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 02:38 |
| URI: | https:///id/eprint/6991 |
