Sartika, - and Dwi Susanti, - (2025) Hubungan Peran Orangtua Dengan Kepatuhan Remaja Dalam Mengonsumsi Tablet Tambah Darah Di SMP Mataram Kasihan. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
JUDUL_212201100_SARTIKA_KEPERAWATAN.pdf
Download (865kB)
Abstrak_212201100_SARTIKA_KEPERAWATAN.pdf
Download (366kB)
BAB 1_212201100_SARTIKA_KEPERAWATAN.pdf
Download (317kB)
BAB 2_212201100_SARTIKA_KEPERAWATAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (351kB)
BAB 3_212201100_SARTIKA_KEPERAWTAN.pdf
Download (569kB)
Bab 5_212201100_SARTIKA_KEPERAWATAN.pdf
Download (186kB)
Bab 4_212201100_SARTIKA_KEPERAWATAN.pdf
Download (512kB)
Bab 5_212201100_SARTIKA_KEPERAWATAN.pdf
Download (186kB)
Daftar Pustaka_212201100_SARTIKA_KEPERAWATAN.pdf
Download (127kB)
LAMPIRAN_212201100_SARTIKA_KEPERAWATAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
PLAGIARISME_212201100_SARTIKA_KEPERAWATAN.pdf
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Anemia adalah kondisi kesehatan yang ditandai oleh rendahnya hemoglobin dalam darah, yang sering dialami oleh remaja, terutama perempuan dengan rentang usia 15-24 tahun. Salah satu penyebab utama anemia pada remaja
adalah defisiensi zat besi. Untuk meningkatkan asupan zat besi dapat melalui pemberian tablet tambah darah. Tetapi salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja adalah peran orangtua.
Tujuan: Diketahuinya hubungan peran orangtua dengan kepatuhan remaja dalam mengonsumsi tablet tambah darah di SMP Mataram Kasihan.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis data kuantitatif menggunakan metode cross- sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling dengan
jumlah 43 responden sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data menggunakan kuesioner peran orangtua dan lembar observasi. Uji statistik yang digunakan adalah uji Somer’s D.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas remaja mendapatkan peran orangtua sebagian besar pada kategori baik sejumlah 24 orang (55,8%). Sebagian besar remaja tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet tambah darah sejumlah 22 orang
(51,2%). Hasil uji statistik menunjukkan diperoleh nilai p- value 0,001 dengan r=0,605
Kesimpulan: Terdapat hubungan peran orangtua dengan kepatuhan remaja dalam mengonsumsi tablet tambah darah di SMP Mataram Kasihan dengan keeratan hubungan kuat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Remaja, peran orangtua, tablet tambah darah, kepatuhan, anemia |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 04:02 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 04:02 |
| URI: | https:///id/eprint/3978 |
