Syifa Nabila Amanatunnisa, - and Sugeng Santoso, - (2025) Analisis Ketepatan Kode Klinis Kasus Pending Klaim Pasien JKN Rawat Inap Di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
JUDUL_221204051_Syifa Nabila Amanatunnisa_RMIK.pdf
Download (544kB)
ABSTRAK_221204051_Syifa Nabila Amanatunnisa_RMIK.pdf
Download (191kB)
Bab 1_221204051_Syifa Nabila Amanatunnisa_RMIK.pdf
Download (274kB)
Bab 2_221204051_Syifa Nabila Amanatunnisa_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
Bab 3_221204051_Syifa Nabila Amanatunnisa_RMIK.pdf
Download (329kB)
Bab 4_221204051_Syifa Nabila Amanatunnisa_RMIK.pdf
Download (711kB)
Bab 5_221204051_Syifa Nabila Amanatunnisa_RMIK.pdf
Download (220kB)
DAFTAR PUSTAKA_221204051_Syifa Nabila Amanatunnisa_RMIK.pdf
Download (204kB)
LAMPIRAN_221204051_Syifa Nabila Amanatunnisa_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
PLAGIARISME_221204051_Syifa Nabila Amanatunnisa_RMIK.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Ketepatan kode klinis berperan penting dalam kelancaran proses klaim BPJS Kesehatan. Ketidaktepatan dalam pengodean dapat menyebabkan pending klaim, yang berdampak pada tertundanya pembayaran kepada fasilitas kesehatan. RSU PKU Muhammadiyah Bantul mengalami persentase pending klaim sebesar 10–12% per bulan, sebagian besar berkaitan dengan aspek pengodean klinis.
Tujuan: Menganalisis ketepatan kode klinis pada kasus pending klaim pasien JKN rawat inap di RSU PKU Muhammadiyah Bantul berdasarkan tiga aspek: Reliability, Completeness, dan Accuracy, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi ketidaktepatan tersebut.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, dan wawancara. Data diperoleh dari 63 berkas klaim pending rawat inap periode Januari–Maret 2025. Informan terdiri dari dua petugas coder,
satu dokter verifikator internal, dan satu kepala unit Pusjamkes.
Hasil : Tingkat ketepatan kode klinis pada aspek Reliability sebesar 70%, Completeness sebesar 97%, dan Accuracy sebesar 62%. Ditemukan beberapa faktor penyebab ketidaktepatan, antara lain: kurangnya kelengkapan informasi klinis, perbedaan interpretasi antar coder, dan ketidaksesuaian antara tindakan dalam sistem dengan rekam medis elektronik.
Kesimpulan : Ketidaktepatan kode klinis masih menjadi faktor utama pending klaim di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Diperlukan peningkatan kompetensi coder, evaluasi dokumen rekam medis, serta penguatan komunikasi antar profesi dalam proses pengodean untuk meningkatkan kualitas dan keakuratan klaim
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Medical Record and Health Information |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 14 Jun 2026 15:39 |
| Last Modified: | 14 Jun 2026 15:39 |
| URI: | https:///id/eprint/4030 |
