Arcenia Florence Ngongo, - and Sugiyono, - (2025) Gambaran Potensi Interaksi Obat Metformin pada Pasien Diabetes Melitus di Apotek X Wilayah Kabupaten Sleman. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_182205078_Arcenia Florence Ngongo_Farmasi S-1.pdf
Download (335kB)
Abstrak_182205078_Arcenia Florence Ngongo_Farmasi S-1.pdf
Download (200kB)
BAB 1_182205078_Arcenia Florence Ngongo_Farmasi S-1.pdf
Download (252kB)
BAB 2_182205078_Arcenia Florence Ngongo_Farmasi S-1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (434kB)
BAB 3_182205078_Arcenia Florence Ngongo_Farmasi S-1.pdf
Download (324kB)
BAB 4_182205078_Arcenia Florence Ngongo_Farmasi S-1.pdf
Download (362kB)
BAB 5_182205078_Arcenia Florence Ngongo_Farmasi S-1.pdf
Download (230kB)
Daftar Pustaka_182205078_Arcenia Florence Ngongo_Farmasi S-1.pdf
Download (222kB)
Lampiran_182205078_Arcenia Florence Ngongo_S-1 Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_182205078_Arcenia Florence Ngongo_Farmasi S-1.pdf
Download (848kB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus adalah kondisi medis di mana kadar gula darah sewaktu pada penderitanya di atas normal, yaitu mencapai ≥ 200 mg/dL, serta kadar gula darah puasa mencapai ≥ 126 mg/dL. Metformin sebagai pilihan pertama dalam pengelolaan terapi diabetes melitus tipe 2 merupakan obat yang paling umum digunakan, yang mengakibatkan metformin menjadi antidiabetik dengan potensi
interaksi obat paling tinggi. Interaksi tersebut dapat mengakibatkan penurunan efek terapi, adanya efek farmakologis yang tidak diinginkan dan meningkatnya toksisitas obat.
Tujuan Penelitian: Menganalisa potensi interaksi obat metformin pada pasien diabates melitus di Apotek X Wilayah Kabupaten Sleman.
Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Penelitian dilakukan di Apotek X Wilayah Kabupaten Sleman periode Januari-Juni 2025 melalui data resep pasien diabetes melitus tipe 2. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 57 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikelompokkan menjadi karakteristik pasien (usia dan jenis kelamin), karakteristik pengobatan (regimen terapi, jenis obat, jumlah obat), serta potensi interaksi obat metformin. Data diolah menggunakan analisis univariat dan disajikan dalam bentuk jumlah dan persentase (%).
Hasil Penelitian: Mayoritas pasien diabetes melitus tipe 2 berada pada rentang usia 41-60 tahun (50,88%) dengan jenis kelamin perempuan (59,65%). Kebanyakan pasien mendapatkan regimen terapi kombinasi dua antidiabetik (57,89%), di mana
jenis antidiabetik yang paling banyak digunakan secara tunggal adalah metformin (52,29%). Sebagian besar pasien mendapatkan jumlah obat <5 obat (63,36%). Terdapat potensi interaksi obat sebanyak 70,18% dengan mekanisme farmakodinamik sebanyak 56,67% dan tingkat keparahan moderate sebanyak 83,33%.
Kesimpulan: Potensi interaksi obat metformin terjadi pada sebagian besar pasien diabetes melitus tipe 2 di Apotek X Wilayah Kabupaten Sleman.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 03:42 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 03:42 |
| URI: | https:///id/eprint/4150 |
