Ranti, - and Gerlan Haha Nusa, - and David Sulistiyantoro, - (2025) PENGARUH PENGETAHUAN PAJAK, MODERNISASI ADMINISTRASI PERPAJAKAN DAN KESADARAN WAJIB PAJAK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN KUALITAS PELAYANAN FISKUS SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI KABUPATEN LEBAK. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_192301021_Ranti_Akuntansi.pdf
Download (516kB)
Abstrak_192301021_Ranti_Akuntansi.pdf
Download (188kB)
Bab 1_192301021_Ranti_Akuntansi.pdf
Download (312kB)
Bab 2_192301021_Ranti_Akuntansi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
Bab 3_192301021_Ranti_Akuntansi.pdf
Download (437kB)
Bab 4_192301021_Ranti_Akuntansi.pdf
Download (699kB)
Bab 5_192301021_Ranti_Akuntansi.pdf
Download (190kB)
Daftar Pustaka_192301021_Ranti_Akuntansi.pdf
Download (329kB)
Lampiran_192301021_Ranti_Akuntansi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_192301021_Ranti_Akuntansi.pdf
Download (5MB)
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan pajak, modernisasi administrasi perpajakan dan kesadaran wajib pajak terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak dengan kualitas pelayanan fiskus sebagai variabel moderasi di Kabupaten Lebak. Penelitian ini menggunakan variabel independen yang terdiri dari pengetahuan pajak, modernisasi administrasi perpajakan dan kesadaran wajib pajak, serta variabel dependen yaitu kepatuhan wajib pajak, dengan kualitas pelayanan fiskus sebagai variabel moderasi. Objek penelitian ini adalah WPOP yang ada di Kabupaten Lebak. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 400 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada para pelaku WPOP. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kualitas data, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas dan uji hipotesis dengan menggunakan uji t, uji koefisien determinasi.
Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa pengetahuan pajak (X1) tidak berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Modernisasi administrasi perpajakan (X2) tidak berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. kesadaran wajib pajak (X3) berpengaruh terhadap berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Kualitas pelayanan fiscus dapat memoderasi terhadap hubungan pengetahuan pajak dan modernisasi administrasi perpajakan dengan tingkat kepatuhan wajib pajak. Namun kualitas pelayanan fiskus tidak memoderasi terhadap hubungan kesadaran wajib pajak terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Hasil pengujian Koefisien Determinasi (R2) yaitu 71,6% dan setelah menggunakan variabel moderasi nilai (R2) meningkat menjadi 72,9%. Artinya ada peningkatan 1,3%, ini membuktikan bahwa variable moderasi (Kualitas Pelayanan Fiskus) dapat memperkuat terhadap hubungan pengetahuan pajak dan kesadaran wajib pajak dengan tingkat kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Lebak.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan Pajak, Modernisasi Administrasi Perpajakan, Kesadaran Wajib Pajak, Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Dan Kualitas Pelayanan Fiskus |
| Subjects: | H Social Sciences (Economy) > HF Commerce. Accounting > HF5601 Accounting |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts, Social Sciences, and Economy > School of Social Sciences |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 05:31 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 05:31 |
| URI: | https:///id/eprint/4166 |
