Berty Alda Novalinda, - and Mardiana Puji Lestari, - (2025) Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi dengan Outcome Terapi pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Mlati 1. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205020_Berty Alda Novalinda_Farmasi.pdf
Download (527kB)
Abstrak_212205020_Berty Alda Novalinda_Farmaasi.pdf
Download (224kB)
Bab 1_212205020_Berty Alda Novalinda_Farmasi.pdf
Download (253kB)
Bab 2_212205020_Berty Alda Novalinda_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (477kB)
Bab 3_212205020_Berty Alda Novalinda_Farmasi.pdf
Download (297kB)
Bab 4_212205020_Berty Alda Novalinda_Farmasi.pdf
Download (348kB)
Bab 5_212205020_Berty Alda Novalinda_Farmasi.pdf
Download (201kB)
Daftar Pustaka_212205020_Berty Alda Novalinda_Farmasi.pdf
Download (231kB)
Lampiran_212205020_Berty Alda Novalinda_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212202020_Berty Alda Novalinda_Farmasi.pdf
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang paling
umum dan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas.
Hipertensi tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol atau dikendalikan
tekanan darahnya, sehingga membutuhkan pengobatan jangka panjang yang
berpotensi menyebabkan pasien tidak patuh. Ketidakpatuhan minum obat
menyebabkan outcome terapi tidak tercapai, sehingga dapat meningkatkan risiko
terjadinya komplikasi
Metode Penelitian: Penelitian observasional dengan desain cross sectional. Teknik
sampling menggunakan metode accidental sampling dengan jumlah sampel
sebanyak 80 responden. Data kepatuhan diukur menggunakan kuesioner MMAS-8.
Analisis data berupa analisis univariat menggunakan microsoft excel dan analisis
bivariat menggunakan uji Chi Square.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis
kelamin perempuan 81,25%, berusia 56-65 tahun 53,75%, berpendidikan terakhir
SMA/sederajat 41,3%, bekerja sebagai buruh/sopir/IRT 52,50% dan lama
menderita hipertensi sama banyak selama <5 tahun dan ≥5 tahun (50%). Tingkat
kepatuhan minum obat pasien hipertensi mayoritas termasuk kategori kepatuhan
tinggi sebanyak 50%. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square
menunjukkan nilai p value = 0,424 (p>0,05).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat antihipertensi
dengan outcome terapi pada pasien hipertensi di Puskesmas Mlati I Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 08:23 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 08:23 |
| URI: | https:///id/eprint/4206 |
