Ratna Susanti, - and Nuryandari, - (2012) PENGARUH TERAPI BERMAIN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH YANG AKAN DILAKUKAN TINDAKAN INVASIF DI RUANG ANAK (CEMPAKA) RSUD WATES KULON PROGO. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
Judul-Daftar Isi_Ratna Susanti_3207023_1.pdf
Download (2MB)
Intisari-Abstract_Ratna Susanti_3207023_2.pdf
Download (179kB)
Bab I_Ratna Susanti_3207023_3.pdf
Download (117kB)
Bab II_Ratna Susanti_3207023_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
Bab III_Ratna Susanti_3207023_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
Bab IV_Ratna Susanti_3207023_6.pdf
Download (137kB)
Bab V_Ratna Susanti_3207023_7.pdf
Download (87kB)
Daftar Pustaka_Ratna Susanti_3207023_8.pdf
Download (93kB)
Lampiran_Ratna Susanti_3207023_9.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12MB)
Abstract
Latar Belakang : Pengalaman anak di rumah sakit merupakan pengalaman yang penuh dengan stress baik bagi anak maupun orang tua, lingkungan rumah sakit itu sendiri merupakan penyebab stress dan kecemasan pada anak. Menurut Mott et. all (2001), stressor yang dialami oleh anak selama proses hospitalisasi meliputi perpisahan dari orang tua, kehilangan fungsi dan kontrol diri, ketakutan, perubahan gambaran diri dan juga nyeri. Perawat profesional anak harus menerapkan perawatan atraumatik pada anak yaitu salah satunya dengan melaksanakan permainan terapeutik (therapeutik play).Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh terapi bermain terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah yang akan dilakukan tindakan invasif di Ruang Anak (Cempaka) RSUD Wates Kulon Progo.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan menggunakan rancangan One Group Pretest-Postets Design. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling yaitu anak prasekolah yang sakit yang akan dilakukan tindakan infasiv di Ruang Anak (Cempaka) RSUD Wates Kulon Progo yang memenuhi kriteria inklusi dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang. Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan hasil penelitian dianalisis dengan rumus paired sample t-tes t.Hasil penelitian : Tingkat kecemasan sebelum diberikan terapi musik pada anak usia prasekolah di Ruang Anak (Cempaka) RSUD Wates Kulon Progo sebagian besar adalah cemas berat sebanyak 14 anak (43,8%). Tingkat kecemasan setelah diberikan terapi musik pada anak usia prasekolah di Ruang Anak (Cempaka) RSUD Wates Kulon Progo sebagian besar adalah cemas ringan sebanyak 22 anak (68,8%). Hasil uji paired sample t-test diperoleh p value sebesar 0,000 < 0,05. Kesimpulan : Terdapat perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan setelah diberikan terapi bermain musik pada anak usia prasekolah yang akan dilakukan tindakan invasif di Ruang Anak (Cempaka) RSUD Wates Kulon Progo.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | terapi bermain, tingkat kecemasan, anak usia prasekolah, tindakan invasif |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 06:25 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 06:25 |
| URI: | https:///id/eprint/4293 |
