Ages Mitarini, - and Nunuk Sri Purwanti, - (2012) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA MENGGUNAKAN SHORT FORM 36 DI DUSUN DERESAN RINGINHARJO BANTUL YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
JUDUL-DAFTAR ISI-Ages Mitarini_3208080_1.pdf
Download (233kB)
INTISARI-ABSTRACT-Ages Mitarini_3208080_2.pdf
Download (105kB)
BAB I-Ages Mitarini_3208080_3.pdf
Download (487kB)
BAB II-Ages Mitarini_3208080_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB III-Ages Mitarini_3208080_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB IV-Ages Mitarini_3208080_6.pdf
Download (1MB)
BAB V-Ages Mitarini_3208080_7.pdf
Download (125kB)
LAMPIRAN-Ages Mitarini_3208080_10.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar belakang : Berdasarkan sensus penduduk Indonesia tahun 2000, jumlah lansia mencapai 15,8juta jiwa atau 7,6%, pada tahun 2005 meningkat menjadi 8,2%. Sedangkan tahun 2015 diperkirakan mencapai 24,4 juta jiwa atau 10%. Jumlah populasi kelompok lanjut usia akan menimbulkan masalah dibidang kesehatan, sosial dan ekonomi. Prosentase jumlah lansia di DIY mencapai 14% pada tahun 2010 dan merupakan jumlah tertinggi se-Indonesia. Setelah itu menyusul Jawa Tengah yakni 11,16% dan Sulawesi Selatan sebesar 9,05%. Kota Yogyakarta saat ini terdapat 43.800 orang lansia atau hampir 9% dari jumlah penduduk Tujuan : Mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia dan mengetahui dukungan yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia di dusun Deresan Ringinharjo Bantul. Metode : Penelitian non eksperimen dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di dusun Deresan Ringinharjo Bantul pada bulan Juli 2012. Teknik sampling menggunkana Total Sampling. Penelitian dilakukan dengan wawancara terpimpin dan pengisian kuesioner. Instrumen yang digunakan adalah dukungan keluarga dan Short Form-36 kepada 38 lansia. Uji analisis menggunakan Chi- Square dan uji Regresi Logistik. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga tinggi sebagian besar kualitas hidupnya baik sebanyak 20 lansia (52,6%), sedangkan lansia yang mendapat dukungan rendah sebagian kualitas hidupnya buruk sebanyak 8 orang (21,1%). Hasil uji Chi-Square diperoleh p-value sebesar 0,001 < (0,05). Koefiensi kontingensi sebesar 0,387 menunjukkan keeratan hubungan rendah. Uji regresi logistic variabel dukungan emosional mempunyai koefisien beta 4,612 dengan p-value 0,005 < 0,05 memiliki pengaruh positif terhadap kualitas hidup lansia. Kesimpulan : Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia di dusun Deresan Ringinharjo Bantul. Dukungan emosional paling berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lansia, dukungan keluarga, kualitas hidup |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 08:56 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 08:56 |
| URI: | https:///id/eprint/4354 |
