Winti Lestari, - and Ika Fitria Ayuningtyas, - (2014) TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PIJAT OKSITOSIN DI PUSKESMAS MLATI II SLEMAN YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1310156_Winti Lestari_D3 Kebidanan.pdf
Download (166kB)
Abstrak_1310156_Winti Lestari_D3 Kebidanan.pdf
Download (44kB)
BAB I_1310156_Winti Lestari_D3 Kebidanan.pdf
Download (83kB)
BAB II_1310156_Winti Lestari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
BAB III_1310156_Winti Lestari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (112kB)
BAB IV_1310156_Winti Lestari_D3 Kebidanan.pdf
Download (56kB)
BAB V_1310156_Winti Lestari_D3 Kebidanan.pdf
Download (24kB)
Daftar Pustaka_1310156_Winti Lestari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (395kB)
Lampiran_1310156_Winti Lestari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang : Pijat oksitosin merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI. Pijat oksitosin adalah pemijatan pada sepanjang tulang belakang (vertebrae) sampai tulang costae kelima- keenam dan merupakan usaha untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin setelah melahirkan Tujuan : Mengetahui Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Pijat Oksitosin di Puskesmas Mlati II Sleman Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian ini adalah Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang melahirkan bayinya di Puskesmas Mlati II Sleman Yogyakarta. pada bulan mei sampai dengan juni terdapat 30 ibu nifas di Puskesmas Mlati II Sleman Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah non probality sampling dengan metode total sampling jumlah keseluruhan populasi menjadi sampel (Nursalam, 2008). Dengan Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 30 ibu nifas di Puskesmas Mlati II Sleman Yogyakarta. Hasil : sebanyak 17 orang (56,7%) mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentang pengertian pijat oksitosin, sebanyak 17 orang (56,7%) mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentang manfaat pijat oksitosin, sebanyak 22 orang (66,7%) mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentang waktu pijat oksitosin, sebanyak 16 orang (53,3) mempunyai tingkat pengetahuan yang baik mengenai faktor penyebab menigkat dan menurunkan hormon oksitosin. Dan sebanyak 15 ibu (50,0%) mempunyai tingkat pengetahuan yang baik mengenai cara melakukan pijat oksitosin. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin di Puskesmas Mlati II Sleman Yogyakarta adalah 53,3% (16 responden) mempunyai pengetahuan yang baik. Sedangkan berpengetahuan cukup 30,0% (9 responden) dan berpengetahuan kurang 16,7% (5 responden).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan Ibu Nifas, Pijat Oksitosin. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 02:20 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 02:20 |
| URI: | https:///id/eprint/4468 |
