Robert Arya Wijaya, - and Nunuk Sri Purwanti, - (2013) HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI DESA KALISALAK KECAMATAN SALAMAN KABUPATEN MAGELANG. Masters thesis, Universitas Jendaral Achmad Yani Yogyakarta.
Robert Arya Wijaya_3208055_Halaman Judul.pdf
Download (108kB)
Robert Arya Wijaya_3208055_Intisari.pdf
Download (156kB)
Robert Arya Wijaya_3208055_BAB I.pdf
Download (148kB)
Robert Arya Wijaya_3208055_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (245kB)
Robert Arya Wijaya_3208055_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (237kB)
Robert Arya Wijaya_3208055_BAB IV.pdf
Download (174kB)
Robert Arya Wijaya_3208055_BAB V.pdf
Download (81kB)
Robert Arya Wijaya_3208055_Daftar Pustaka.pdf
Download (157kB)
Robert Arya Wijaya_3208055_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (76kB)
Abstract
INTISARI Latar Belakang: Indonesia merupakan negara yang memasuki era penduduk berstruktur lanjut usia atau aging structured (UNICEF, 2007). Berdasarkan data World Health Organization (WHO) mencatat pada tahun 2000, diperkirakan, terdapat 600 juta jiwa lanjut usia (usia > 60 tahun) di dunia. Pada tahun 2020 jumlah lanjut usia diperkirakan akan mencapai lebih dari 1 milyar dan dua per tiga jumlah tersebut akan berada di negara yang sedang berkembang. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kualitas hidup lansia di Desa Kalisalak kecamatan Salaman Kabupaten Magelang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode diskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan subjek penelitian sejumlah 55 orang di Desa Kalisalak kecamatan Salaman Kabupaten Magelang. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan analisis uji statistic yang digunakan adalah Chi Square. Hasil: Hasil penelitian dari 55 responden menunjukkan bahwa sebagian besar lansia dengan status gizi gemuk memiliki kualitas hidup baik sebanyak 1 orang (1,8%). Lansia dengan status gizi normal sebagian besar memiliki kualitas hidup baik sebanyak 30 orang (54,5%). Sedangkan lansia dengan status gizi kurus sebagian besar memiliki kualitas hidup buruk sebanyak 14 orang (25,5%). Hasil uji Spearman Rank diperoleh p-value sebesar 0,000 < (0,05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,604. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara antara status gizi dengan kualitas hidup lansia di Desa Kalisalak Kabupaten Magelang dengan keeratan hubungan sedang. Saran: Penelitian selanjutnya hendaknya mengembangkan penelitian ini dengan menambahkan variabel-variabel lain yang mempengaruhi kualitas hidup lansia, seperti: terapi, dukungan sosial dan aktivitas.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Status gizi, Kualitas hidup, Lansia |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 26 Jul 2026 04:27 |
| Last Modified: | 26 Jul 2026 04:27 |
| URI: | https:///id/eprint/4541 |
