Melina Widiastuti, - and Paulus Subiyanto, - (2013) PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PADA POPULASI LANJUT USIA DI DUSUN NGEBEL YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jendaral Achmad Yani Yogyakarta.
Melina Widiastuti_3209104_Halaman Judul.pdf
Download (291kB)
Melina Widiastuti_3209104_Intisari.pdf
Download (192kB)
Melina Widiastuti_3209104_BAB I.pdf
Download (102kB)
Melina Widiastuti_3209104_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
Melina Widiastuti_3209104_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
Melina Widiastuti_3209104_BAB IV.pdf
Download (210kB)
Melina Widiastuti_3209104_BAB V.pdf
Download (78kB)
Melina Widiastuti_3209104_Daftar Pustaka.pdf
Download (169kB)
Melina Widiastuti_3209104_Lampiran.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Semakin bertambahnya umur seseorang, terjadi proses penuaan secara degeneratif yang akan berdampak pada perubahan-perubahan pada diri manusia, tidak hanya perubahan fisik, tetapi juga kognitif dan status kesehatan. Penurunan fungsi kognitif pada lansia ini apabila tidak segera ditangani dapat menyebabkan kepikunan yang akan berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia. Oleh karena itu, telah banyak dikembangkan program latihan yang dapat meningkatkan fungsi kognitif salah satunya yaitu Brain Gym. Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh brain gym terhadap fungsi kognitif pada populasi lanjut usia di Dusun Ngebel, Bantul. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian quassy experiment (eksperimen semu). Uji statistik menggunakan Independent t-test dan Paired t-test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purpossive sampling dengan responden sebanyak 36 responden yang dibagi kedalam dua kelompok yaitu, kelompok intervensi (n=18) dan kelompok kontrol (n=18). Kelompok intervensi mendapatkan 8 kali sesi brain gym, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapat latihan. Instrumen pengukuran fungsi kognitif yang digunakan adalah Mini- Mental State Examination (MMSE). Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia di kelompok intervensi dengan brain gym memiliki nilai rerata posttes yang lebih tinggi 1,17 poin dari nilai pretes sedangkan kelompok kontrol justru mengalami sedikit penurunan nilai rerata 0,39 poin lebih rendah pada nilai posttesnya. Hasil uji t-tes berpasangan dengan tingkat kepercayaan 95%, didapatkan nilai p=0,004(t=-3,378) pada kelompok intervensi sedangkan nilai p=0,168 (t=1,441) pada kelompok kontrol. Sedangkan menurut uji t-tes independen, nilai p = 0,001 (t=3,549), maka selisih rerata nilai fungsi kognitif pada kelompok intervensi berbeda secara bermakna setelah dilakukan brain gym yang artinya intervensi brain gym berpengaruh meningkatkan nilai fungsi kognitif lansia jika dibandingkan dengan nilai fungsi kognitif lansia di kelompok kontrol. Kesimpulan: Brain gym memiliki pengaruh terhadap fungsi kognitif pada lansia secara bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol tanpa brain gym.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Brain Gym, Fungsi Kognitif, Lanjut Usia |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 26 Jul 2026 11:43 |
| Last Modified: | 26 Jul 2026 11:43 |
| URI: | https:///id/eprint/4570 |
