Cucu Garnasih, - and Vivian Nanny Lia Dewi, - (2014) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN BALITA DI POSYANDU ANGGREK PONGGOK I DESA TRIMULYO JETIS BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311185_Cucu Garnasih_D3 Kebidanan.pdf
Download (326kB)
Abstrak_1311185_Cucu Garnasih_D3 Kebidanan.pdf
Download (143kB)
BAB I_1311185_Cucu Garnasih_D3 Kebidanan.pdf
Download (153kB)
BAB II_1311185_Cucu Garnasih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
BAB III_1311185_Cucu Garnasih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (165kB)
BAB IV_1311185_Cucu Garnasih_D3 Kebidanan.pdf
Download (183kB)
BAB V_1311185_Cucu Garnasih_D3 Kebidanan.pdf
Download (88kB)
Daftar Pustaka_1311185_Cucu Garnasih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
Lampiran_1311185_Cucu Garnasih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Dalam perkembangan anak terdapat masa kritis dimana diperlukan rangsangan atau stimulasi yang berguna agar potensi berkembang, sehingga perlu mendapat perhatian. Secara umum terdapat dua faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan anak yaitu faktor genetik dan lingkungan. Faktor genetik merupakan modal dasar mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak. Faktor lingkungan merupakan faktor yang sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan.
Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan balita di Posyandu anggrek Ponggok 1 Desa Trimulyo Jetis Bantul Yogyakarta.
Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Non Random Quota Sampling. Sampel yang digunakan adalah sebanyak sebanyak 56 responden.
Hasil: Faktor yang mempengaruhi perkembangan balita diantaranya adalah usia kehamilan aterm 37-42 minggu sebanyak 48 (85,7%), tidak adanya infeksi pada kehamilan sebanyak 56 (100%), status gizi ibu hamil dengan LILA tidak KEK sebanyak 33 (58,9%), tidak adanya komplikasi pada saat persalinan sebanyak 45 (96,4%), status sosial ekonomi menengah sebanyak 23 (41,1%),tidak ada penyakit kronis pada balita sebanyak 56 (100%),lingkungan pengasuhan dengan diasuh sendiri oleh orang tua sebanyak 53 (94,6%), status gizi balita dengan gizi baik sebanyak 54 (96,4%) Perkembangan balita dengan instrument KPSP dengan kategori sesuai sebanyak 45 (80,4%).
Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhi perkembangan balita di Posyandu Anggrek adalah usia kehamilan.
Saran: Sebaiknya tenaga kesehatan lebih meningkatkan pelayanan ibu pada masa kehamilan dan persalinan agar tidak terjadi komplikasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor-faktor, perkembangan, balita |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 09:09 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 09:09 |
| URI: | https:///id/eprint/4752 |
