Tasya Alya Raihani, - and Lutfi Hidiyaningtyas, - (2025) Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antidiabetes terhadap Luaran Klinik Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Gondokusuman I. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205097_Tasya Alya Raihani_Farmasi.pdf
Download (680kB)
Abstrak_212205097_Tasya Alya Raihani_Farmasi.pdf
Download (521kB)
Bab 1_2122205097_Tasya Alya Raihani_Farmasi.pdf
Download (539kB)
Bab 2_212205097_Tasya Alya Raihani_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (744kB)
Bab 3_212205097_Tasya Alya Raihani_Farmasi.pdf
Download (688kB)
Bab 4_212205097_Tasya Alya Raihani_Farmasi.pdf
Download (706kB)
Bab 5_212205097_Tasya Alya Raihani_Farmasi.pdf
Download (407kB)
Daftar Pustaka_212205097_Tasya Alya Raihani_Farmasi.pdf
Download (565kB)
Lampiran_212205097_Tasya Alya Raihani_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_212205097_Tasya Alya Raihani_Farmasi.pdf
Download (671kB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, salah satunya di Kota Yogyakarta. Salah satu luaran klinik terapi DM adalah tercapainya kadar glukosa darah sesuai target, yang dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam penggunaan obat antidiabetes, kepatuhan yang tinggi dapat membantu mencapai target pengendalian glukosa. Sebaliknya, kepatuhan yang rendah dapat menyebabkan luaran klinik tidak tercapai dan meningkatkan risiko komplikasi jangka panjang.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara tingkat kepatuhan penggunaan obat antidiabetes terhadap luaran klinik pasien DM di Puskesmas Gondokusuman I.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain analitik noneksperimental dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data melalui kuesioner MMAS-8 untuk menilai tingkat kepatuhan dan rekam medis untuk melihat luaran klinik berdasarkan Gula Darah Puasa (GDP) atau Gula Darah
Sewaktu (GDS). Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 106 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow. Analisis dilakukan dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepatuhan penggunaan obat antidiabetes terhadap
luaran klinik pasien DM.
Hasil Penelitian: Responden mayoritas berjenis kelamin perempuan (65,09%), berusia ≥60 tahun (72,64), tidak bekerja (81,13%), tingkat pendidikan rendah (70,75%), lama menderita DM ≥5 tahun (59,43), serta memiliki penyakit penyerta (74,53%). Pasien mayoritas mendapatkan regimen terapi tunggal (61,32%) yaitu metformin (40,57%) dan jumlah obat ≤5 (96,23%). Pasien mayoritas memiliki tingkat kepatuhan penggunaan obat DM rendah (37,74%) dan luaran klinis tidak tercapai (53,77%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan pvalue
= 0,536.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan penggunaan obat antidiabetes dengan luaran klinik pasien DM di Puskesmas Gondokusuman I.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 05:14 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 05:14 |
| URI: | https:///id/eprint/4795 |
