Crisselda, - and Imroatul Azizah, - (2015) GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGALAMI ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMS PLERET BANTUL TAHUN 2012-2014. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112007_Crisselda_D3 Kebidanan.pdf
Download (506kB)
Abstrak_1112007_Crisselda_D3 Kebidanan.pdf
Download (85kB)
BAB I_1112007_Crisselda_D3 Kebidanan.pdf
Download (99kB)
BAB II_1112007_Crisselda_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
BAB III_1112007_Crisselda_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (23kB)
BAB IV_1112007_Crisselda_D3 Kebidanan.pdf
Download (23kB)
BAB V_1112007_Crisselda_D3 Kebidanan.pdf
Download (7kB)
Daftar Pustaka_1112007_Crisselda_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
Lampiran_1112007_Crisselda_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Anemia kehamilan disebut “Potential Danger to Mother and Child” karena 46% penyebab kematian ibu karena perdarahan dan faktor penyebab utama perdarahan itu adalah anemia pada kehamilan. Di Kabupaten Bantul khususnya di Puskesmas Pleret Bantul ibu hamil yang mengalami anemia pada tahun 2012- 2014 sebanyak 580 orang atau sebanyak 51,36%. Anemia sangat dipengaruhi oleh karakteristik ibu itu sendiri. Gravida dan umur kehamilan merupakan dua karakteristik yang berhubungan erat dengan anemia dalam kehamilan.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil yang mengalami anemia di wilayah kerja Puskesmas Pleret Bantul tahun 2012-2014.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi adalah ibu hamil yang mengalami anemia di wilayah kerja Puskesmas Pleret Bantul tahun 2012-2014, yaitu sebanyak 580 orang. Teknik sampel yang digunakan total sampling dan pengumpulan data menggunakan data sekunder. Data dikumpulkan dari rekam medik pasien anemia di wilayah kerja Puskesmas Pleret Bantul tahun 2012-2014. Analisis data menggunakan univariate.
Hasil penelitian ini menunjukkan ibu hamil yang mengalami anemia paling banyak (50%) pada multigravida karena kehamilan yang berulang menyebabkan ibu semakin banyak kehilangan zat besi dan menjadi semakin anemis pada kehamilan berikutnya, sedangkan pada umur kehamilan paling banyak (32,7%) pada umur kehamilan trimester dua ini disebabkan karena pada trimester ini terjadi hemodilusi dan mulai berfungsinya plasenta. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi mengenai pencegahan anemia sehingga kehamilan dan persalinan dapat berlangsung aman.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia, Ibu Hamil, Karakteristik Individu. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 06:32 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 06:32 |
| URI: | https:///id/eprint/4909 |
