Joko Saputro, - and Ari Okta Viyani, - (2025) PENGARUH FINANCIAL SOCIALIZATION, OVERCONFIDENCE , DAN MENTAL ACCOUNTING TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI CRYPTOCURRENCY PADA GEN Z. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212304033_Joko Saputro_Manajemen.pdf
Download (608kB)
Abstrak_212304033_Joko Saputro_Manajemen.pdf
Download (286kB)
Bab 1_212304033_Joko Saputro_Manajemen.pdf
Download (414kB)
Bab 2_212304033_Joko Saputro_Manajemen.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
Bab 3_212304033_Joko Saputro_Manajemen.pdf
Download (327kB)
Bab 4_212304033_Joko Saputro_Manajemen.pdf
Download (424kB)
Bab 5_212304033_Joko Saputro_Manajemen.pdf
Download (107kB)
Daftar Pustaka_212304033_Joko Saputro_Manajemen.pdf
Download (259kB)
Lampiran_212304033_Joko Saputro_Manajemen.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Plagiarisme_212304033_Joko Saputro_212304033.pdf
Download (7MB)
Abstract
Latar Belakang: Cryptocurrency menjadi salah satu instrumen investasi yang populer di kalangan Generasi Z. Namun, keputusan investasi generasi ini tidak hanya dipengaruhi faktor rasional, tetapi juga oleh aspek psikologis seperti financial socialization, overconfidence, dan mental accounting.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial socialization, overconfidence, dan mental accounting terhadap keputusan investasi cryptocurrency pada Generasi Z.
Metode Penelitian: Pendekatan kuantitatif digunakan dengan penyebaran kuesioner kepada responden Generasi Z yang aktif berinvestasi pada aset kripto. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM).
Hasil: Temuan menunjukkan bahwa financial socialization, overconfidence, dan mental accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi cryptocurrency. Nilai Adjusted R-Square sebesar 0,305 menunjukkan bahwa model hanya mampu menjelaskan 30,5% variasi keputusan investasi, sehingga terdapat faktor lain di luar penelitian yang turut memengaruhi. Indikator dengan mean terendah terdapat pada pernyataan overconfidence “Saya merasa dapat memprediksi harga crypto di masa depan lebih baik daripada investor lain,” yang menandakan rendahnya keyakinan berlebih di kalangan Gen Z. Kondisi ini positif karena dapat menekan perilaku overtrading, meski literasi risiko tetap perlu diperkuat.
Kesimpulan: Disarankan bagi penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambahkan variabel seperti risk tolerance, herding behavior, dan financial literacy digital guna meningkatkan daya jelaskan model.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Financial Socialization, Overconfidence, Mental Accounting, Keputusan Investasi, Cryptocurrency, Generasi Z |
| Subjects: | H Social Sciences (Economy) > HD Industries. Land use. Labor. Management > HD28 Management. Management |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts, Social Sciences, and Economy > School of Management |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 06:59 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 06:59 |
| URI: | https:///id/eprint/4921 |
