Maulinda Della Saputri, - and Nendhi Wahyunia Utami, - (2025) HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEG ERI 1 SEWON. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212207038_Maulinda Della Saputri_ S1 Kebidanan.pdf
Download (474kB)
Abtrak_212207038_Maulinda Della Saputri_S1 Kebidanan.pdf
Download (36kB)
BAB 1_212207038_Maulinda Della Saputri_S1 Kebidanan.pdf
Download (214kB)
BAB 2_212207038_Maulinda Della Saputri_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (370kB)
BAB 3_212207038_Maulinda Della Saputri_S1 Kebidanan.pdf
Download (345kB)
BAB 4_212207038_Maulinda Della Saputri_S1 Kebidanan.pdf
Download (278kB)
BAB 5_212207038_Maulinda Della Saputri_S1 Kebidanan.pdf
Download (114kB)
Daftar Pustaka_212207038_Maulinda Della Saputri_Kebidanan (S1).pdf
Download (170kB)
Lampiran_212207038_Maulinda Della Saputri_S1 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212207038_Maulinda Della Saputri_S1 Kebidanan.pdf
Download (14MB)
Abstract
Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu gangguan menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri, ditandai dengan nyeri perut bagian bawah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan dismenore adalah anemia, yaitu kondisi kekurangan hemoglobin yang menyebabkan gangguan distribusi oksigen ke jaringan tubuh, termasuk otot rahim. Ketika kadar oksigen berkurang, kontraksi rahim menjadi lebih intens dan memicu nyeri yang lebih berat. Berdasarkan studi pendahuluan di SMA Negeri 1 Sewon, diketahui 95% siswi kelas X mengalami dismenore, dan sekitar 75% di antaranya menunjukkan gejala anemia. Meskipun telah ada program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), kasus anemia dan dismenore masih tinggi. Hal ini menunjukkan perlunya penelitian untuk mengidentifikasi hubungan keduanya secara objektif.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara anemia dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 1 Sewon.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Sampel berjumlah 42 siswi kelas X yang dipilih melalui simple random sampling. Data anemia diperoleh melalui pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat digital Easy Touch, dan tingkat dismenore diukur dengan kuesioner Numeric Rating Scale (NRS). Analisis hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia dan kejadian dismenore (p < 0,05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Deteksi dini anemia serta edukasi mengenai manajemen nyeri haid sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup remaja putri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia, dismenore, hemoglobin, remaja putri. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 28 Jun 2026 16:11 |
| Last Modified: | 28 Jun 2026 16:11 |
| URI: | https:///id/eprint/5089 |
